Israel Ancam Caplok Wilayah Gaza Kalau Hamas Nggak Bebasin Sandera, Dunia Internasional Meradang!
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz--
Proposal itu nyaranin pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina, ditambah masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza yang udah diblokade sejak 2 Maret.
Sayangnya, meskipun ada upaya damai, Israel tetap ngegas.
BACA JUGA:Sadis! MR Bunuh Sepupu Sendiri karena Dendam, Jasad Dibekukan 2 Tahun dalam Freezer
Sejak Selasa lalu, serangan makin brutal. Bahkan, penduduk di wilayah Al-Salatin, Al-Karama, dan Al-Awda disuruh ngungsi karena bakal jadi target serangan berikutnya.
Yang bikin heboh lagi, militer Israel juga ngumumin kalau mereka berhasil membunuh kepala intelijen militer Hamas di Gaza selatan.
Serangan ini jadi bagian dari operasi militer skala besar yang disebut-sebut dikoordinasiin bareng pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Reaksi dunia internasional? Nggak tinggal diam. Menteri luar negeri dari Jerman, Prancis, dan Inggris kompak mengecam dan mendesak gencatan senjata segera.
BACA JUGA:Viral! Ormas Hadang Relawan Bangun Posko Mudik, Polisi Gercep Tangkap Pelaku
Mereka bilang serangan terbaru Israel ini justru bikin situasi makin parah.
Nggak cuma itu, Kementerian Luar Negeri Turki juga naik pitam.
Mereka mengecam keras serangan Israel yang disebut “sengaja” menyasar rumah sakit buatan Turki di Gaza.
Kondisi Gaza saat ini makin tegang. Semua mata dunia tertuju ke sana, menunggu apakah Hamas akan menyerah atau Israel bakal makin menggila dengan aksi militernya.