bacakoran.co

Waduh! Arab Saudi Tangguhkan Visa 14 Negara Jelang Haji, Indonesia Juga Kena! Apa Alasannya?

Arab Saudi tangguhkan penerbitan visa kunjungan dari 14 negara, termasuk Indonesia jelang musim haji 2025. Alasannya demi kelancaran, keamanan dan ketertiban ibadah haji.--istimewa

Basil Al Sisi, perwakilan dari Kamar Perusahaan Pariwisata Mesir, mengungkap jika kebijakan ini muncul akibat maraknya penyalahgunaan visa non-haji untuk melaksanakan ibadah haji tahun lalu.

Banyak pengunjung yang menggunakan visa umrah, bisnis, bahkan keluarga untuk "menyusup" ke Tanah Suci selama musim haji.

BACA JUGA:Prabowo Gagas Kampung Indonesia di Arab Saudi, Solusi Hemat Biaya Haji dan Umrah?

BACA JUGA:Pupus! 30 Kades di Cirebon Jadi Korban Penipuan Travel Umrah, Uang Rp1,38 Miliar Lenyap

Hal ini menciptakan overcrowding dan kericuhan logistik.

2. Mengatur Kapasitas dan Menjaga Keamanan Jemaah

Arab Saudi ingin memastikan jika jumlah jemaah tetap dalam kapasitas yang terkendali.

Tujuannya tak lain demi menghindari potensi insiden yang membahayakan keselamatan jemaah.

BACA JUGA:Viral! Transgender Umrah Apakah Sah atau Tidak? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Menurut Hukum Islam

BACA JUGA:Kacau! Transgender Isa Zega Tuai Kontroversi Usai Pakai Hijab Saat Umrah, Polisi Siap Usut

3. Mencegah Praktik Kerja Ilegal

Diketahui pula jika sebagian pengunjung menyalahgunakan visa kunjungan untuk bekerja secara ilegal, mengacaukan sistem ketenagakerjaan lokal dan menabrak aturan imigrasi.

Dampaknya untuk Indonesia?

Masyarakat Indonesia yang berencana pergi ke Arab Saudi dengan visa kunjungan mulai awal Mei harus bersabar hingga musim haji berakhir.

BACA JUGA:Kuota Haji Reguler Terisi 95 Persen, Kemenag Buka Pelunasan Lagi Mulai 8 April 2025

Waduh! Arab Saudi Tangguhkan Visa 14 Negara Jelang Haji, Indonesia Juga Kena! Apa Alasannya?

Ramadhan Evrin

Ramadhan Evrin


bacakoran.co – menjelang pelaksanaan 2025, pemerintah resmi menghentikan sementara penerbitan visa kunjungan jangka pendek dari 14 negara, termasuk indonesia.

keputusan mendadak ini mengejutkan banyak calon pelancong dan pebisnis.

terutama mereka yang berencana melakukan perjalanan umrah, kunjungan keluarga, atau bisnis dalam waktu dekat.

kebijakan ini akan berlaku efektif mulai 1 mei 2025 dan akan berlanjut hingga selesainya puncak haji, sebagaimana laporan yang dilansir dari gulf news dan ary news.

daftar negara yang terkena dampak

tak hanya indonesia, negara-negara lain yang terdampak antara lain: india, pakistan, mesir, yaman, tunisia, maroko, yordania, nigeria, aljazair, irak, sudan, bangladesh, dan libya.

apa alasan di balik kebijakan ini?

langkah ini disebut diambil demi menjamin kelancaran, keamanan, dan ketertiban ibadah haji, yang setiap tahunnya dihadiri jutaan jemaah dari seluruh dunia.

berikut beberapa alasan utama:

1. mencegah haji ilegal dengan visa non-haji

basil al sisi, perwakilan dari kamar perusahaan pariwisata mesir, mengungkap jika kebijakan ini muncul akibat maraknya penyalahgunaan visa non-haji untuk melaksanakan ibadah haji tahun lalu.

banyak pengunjung yang menggunakan visa umrah, bisnis, bahkan keluarga untuk "menyusup" ke tanah suci selama musim haji.

hal ini menciptakan overcrowding dan kericuhan logistik.

2. mengatur kapasitas dan menjaga keamanan jemaah

arab saudi ingin memastikan jika jumlah jemaah tetap dalam kapasitas yang terkendali.

tujuannya tak lain demi menghindari potensi insiden yang membahayakan keselamatan jemaah.

3. mencegah praktik kerja ilegal

diketahui pula jika sebagian pengunjung menyalahgunakan visa kunjungan untuk bekerja secara ilegal, mengacaukan sistem ketenagakerjaan lokal dan menabrak aturan imigrasi.

dampaknya untuk indonesia?

masyarakat indonesia yang berencana pergi ke arab saudi dengan visa kunjungan mulai awal mei harus bersabar hingga musim haji berakhir.

pemerintah diimbau untuk memberikan sosialisasi terkait kebijakan ini agar tidak terjadi kebingungan atau kerugian bagi calon pelancong.

Tag
Share