bacakoran.co

Penalti Paksa Lazio Gagal ke Semifinal Liga Eropa, Begini Kata Pelatihnya

Pemain lazio lemas usai gagal ke semifinal Liga Eropa-uefa.com-

BACAKORAN.CO - Lazio harus terima kenyataan. Langkah mereka di Liga Eropa gagal ke semifinal meski menang 3-1 atas Bodo/Glimt di leg kedua babak 8 besar. 

Ini karena kemenangan 3-1 di leg kedua yang berlangsung di Stadio Olimpico Jumat dini hari (18/4), tidak bisa menolong mereka. Lazio gagal melaju ke babak selanjutnya karena gagal dalam adu penalti.

Sebab, kemenangan 3-1 pada leg kedua ini membuat agregat menjadi sama kuat 3-3. Ini karena pada pertemuan pertama lalu, Lazio kalah 0-2.

Karena waktu normal dan babak perpanjangan waktu kedudukan sama kuat, pemenang di laga ini pun ditentukan melalui adu penalti.  Ketika adu penalti, Lazio kalah 2-3. 

Dalam pertandingan di Stadio Olimpico, Lazio tampil spartan sejak menit pertama. Lazio unggul 1-0 ketika pertandingan memasuki menit ke-20. 

BACA JUGA:Eksperimen Amorim Sukses Antarkan Manchster United ke Semifinal Liga Eropa

Lazio memimpin melalui gol Valentin Casellanos. Kemenangan ini bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, Lazio berusaha keras menambah gol. Serangan dari berbagai sisi dimaksimalkan. Hingga akhirnya upaya itu membuahkan hasil. 

Menjelang bubaran waktu normal, Lazio mampu menyamakan agregat menjadi 2-2 melalui Tijani Noslin saat memasuki injury time. 

Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit. Lazio membuka kans lolos semifinal setelah Boulaye Dia mencetak gol ketika Lazio di laga ini pada menit ke-99. 


Striker Lazio Boulaye Dia juga tidak bisa sembunyikan kekecewaannya usai Lazio gagal lolos semifinal Liga Eropa-uefa.com-

Gol ini membuat agregat menjadi 3-2. Setelah itu, Lazio gagal pertahankan keunggulan karena kebobolan melalui sundulan Andreas Helmersen menit ke-109.

Gol Helmersen membuat skor menjadi 3-1 sehingga agregat sama kuat 3-3. Bodo/Glimt sempat bermain dengan 10 pemain di penghujung laga. Namun kekurangan pemain itu tidak mengubah hasil akhir.

BACA JUGA:Hasil Liga Eropa: Manchester United dan Lyon Berakhir Imbang 2-2, Jaminan Lebih Seru di Leg Kedua

Penalti Paksa Lazio Gagal ke Semifinal Liga Eropa, Begini Kata Pelatihnya

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - lazio harus terima kenyataan. langkah mereka di liga eropa gagal ke semifinal meski menang 3-1 atas bodo/glimt di leg kedua babak 8 besar. 

ini karena kemenangan 3-1 di leg kedua yang berlangsung di stadio olimpico jumat dini hari (18/4), tidak bisa menolong mereka. lazio gagal melaju ke babak selanjutnya karena gagal dalam adu penalti.

sebab, kemenangan 3-1 pada leg kedua ini membuat agregat menjadi sama kuat 3-3. ini karena pada pertemuan pertama lalu, lazio kalah 0-2.

karena waktu normal dan babak perpanjangan waktu kedudukan sama kuat, pemenang di laga ini pun ditentukan melalui adu penalti.  ketika adu penalti, lazio kalah 2-3. 

dalam pertandingan di stadio olimpico, lazio tampil spartan sejak menit pertama. lazio unggul 1-0 ketika pertandingan memasuki menit ke-20. 

lazio memimpin melalui gol valentin casellanos. kemenangan ini bertahan sampai turun minum.

memasuki babak kedua, lazio berusaha keras menambah gol. serangan dari berbagai sisi dimaksimalkan. hingga akhirnya upaya itu membuahkan hasil. 

menjelang bubaran waktu normal, lazio mampu menyamakan agregat menjadi 2-2 melalui tijani noslin saat memasuki injury time. 

pertandingan kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit. lazio membuka kans lolos semifinal setelah boulaye dia mencetak gol ketika lazio di laga ini pada menit ke-99. 


striker lazio boulaye dia juga tidak bisa sembunyikan kekecewaannya usai lazio gagal lolos semifinal liga eropa-uefa.com-

gol ini membuat agregat menjadi 3-2. setelah itu, lazio gagal pertahankan keunggulan karena kebobolan melalui sundulan andreas helmersen menit ke-109.

gol helmersen membuat skor menjadi 3-1 sehingga agregat sama kuat 3-3. bodo/glimt sempat bermain dengan 10 pemain di penghujung laga. namun kekurangan pemain itu tidak mengubah hasil akhir.

ketika pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti, tiga penendang bodo/glimt sukses jalankan tugasnya.

sementara tiga penendang lazio gagal jalankan tugas. hingga akhirnya lazio gagal melangkah ke semifinal karena kalah penalii 2-3. 

di semifinal, bodo/glimt akan ketemu tottenham hotspurs. tottenham melaju ke semifinal usai di babak 8 besar singkirkan eintracht frankfurt dengan agregat 2-1.  

        

penyesalan lazio

pelatih lazio marco baroni kecewa berat dengan hasil akhir ini. menurutnya, hasil ini tidak layak didapat tim asuhannya karena telah berjuang keras sampai akhir laga. 

"ini mengecewakan karena tim bermain dengan sangat baik. penampilan kami sangat bagus dan para penggemar terus mendukung kami," ujarnya.

"tim berjuang dengan kualitas dan energi yang luar biasa. saya bangga dengan para pemain, saya mengucapkan selamat kepada mereka dan para penggemar kami," lanjutnya.

striker lazio boulaye dia juga tidak bisa sembunyikan kekecewaannya. upaya kerasnya membalikkan keadaan di pertandingan ini buyar melalui adu penalti. 

"ini mengecewakan karena kami bermain dengan sempurna, mencetak tiga gol dan bangkit. kami melakukan semua yang kami bisa. kemudian kami mengalami beberapa menit dengan konsentrasi yang buruk dan kami kebobolan gol," jelasnya. 

"sulit untuk mengakhiri seperti ini. kami memberikan segalanya. kami pergi untuk menyapa para penggemar di akhir karena mereka memberi kami dukungan yang luar biasa," lanjutnya.

kapten lazio mattia zaccagni menambahkan bahwa kegagalan ini membuatnya harus evaluasi diri. semua kembali menyatukan visi untuk hadapi pertandingan selanjutnya.


pemain bodo/glimt merayakan kemenangan timnya atas lazio di babak 8 besar-uefa.com-

"belum pernah sebelumnya saya begitu bangga dengan tim ini. kami melakukan segalanya di lapangan, begitu pula para penggemar kami. sekarang kami harus berkumpul kembali dan memikirkan kejuaraan," ujarnya.

sementara itu, striker bodo/glimt jens petter hauge bangga dengan perjuangan rekan setimnya. baginnya, ini adalah malam yang sangat penting untuk dikenang.

"ini malam yang luar biasa. saya sangat lelah sekarang, tetapi pada akhirnya saya sangat senang bisa lolos. sungguh sulit karena lazio adalah tim yang sangat, sangat kuat," ujarnya. 

"kami memulai dengan baik, kemudian kami banyak berjuang. mereka menekan kami dengan tinggi, kami sering kehilangan bola dan mereka memiliki pemain yang sangat bagus, jadi sulit untuk kembali ke permainan," ucapnya.

Tag
Share