Konflik Timur Tengah Semakin Memanas, Pemerintah Indonesia Gercep Evakuasi WNI dari Iran
Ilustrasi Pemerintah Indonesia gerak cepat Evakuasi WNI dari Iran akibat perang Timur Tengah semakin memanas --Meta AI
Dalam gambar yang dirilis oleh Kemlu, tampak Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BDSP) dan Juru Bicara Kemlu RI Rolliansyah Soemirat, yang juga Duta Besar RI untuk Iran mendampingi WNI yang dievakuasi hingga ke Kota Astara di perbatasan Iran-Azerbaijan.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan WNI selama proses evakuasi berlangsung.
Ketegangan antara Iran dan Israel meningkat sejak Jumat, 13 Juni 2025, ketika Israel melancarkan serangan udara ke fasilitas militer dan nuklir di Iran.
BACA JUGA:Operasi Besar! 6 Juta Rokok Ilegal Dibakar di Kudus, Negara Selamatkan Triliunan
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Tangerang, 4 Kg Sabu Siap Edar Berhasil Disita!
Serangan balasan dari Iran menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka.
Otoritas Israel menyebutkan bahwa sekurangnya 24 orang tewas dan ratusan lainnya terluka akibat serangan balasan Iran.
Sementara itu, media Iran melaporkan bahwa 639 orang tewas dan lebih dari 1.300 orang terluka di Iran sebagai akibat dari serangan Israel.
Serangan ini kemudian diikuti oleh operasi militer dari Amerika Serikat pada Sabtu, yang menyerang tiga fasilitas nuklir Iran, dan diklaim sebagai “serangan yang sangat sukses” oleh Presiden Donald Trump.