Pendaki Belanda Jatuh di Rinjani, SAR Terbangkan Helikopter dari Bali, Begini Nasibnya!
Tim SAR kerahkan helikopter yang diterbangkan dari Bali untuk operasi penyelamatan pendaki asal Belanda Sarah Tamar yang jatuh saat mendaki Gunung Rinjani.--disway/ist
“Evakuasi melalui jalur darat terlalu berisiko dan makan waktu. Maka opsi udara jadi langkah tercepat,” terang Hariyadi.
BACA JUGA:Hasil Penyelidikan Jatuhnya Air India, Ungkap Pilot Pesawat Saat Itu Ada Riwayat Kesehatan Mental
BACA JUGA:Yang Hendak di Renovasi Capai 5.000 Rumah, Dananya Hanya Cukup untuk 30 Rumah
Operasi penyelamatan pun berjalan intens dan terukur.
Seluruh tim gabungan bergerak dalam keheningan tebing Rinjani yang curam, berharap misi ini berhasil menyelamatkan Sarah dalam kondisi selamat.
Insiden Kedua dalam Dua Hari
Tragisnya, ini bukan kejadian pertama minggu ini.
BACA JUGA:Riza Chalid Menghilang Misterius? Singapura Bantah Ada di Negaranya!
BACA JUGA:Heboh! Penjarahan Warung Kelontong di Rawasari Jakpus oleh Pelaku Balap Liar saat Tawuran
Sehari sebelumnya, pendaki asal Swiss, Benedikt Emmenegger, juga mengalami nasib serupa.
Ia dilaporkan terjatuh di jalur yang sama pada Rabu (16/7/2025), setelah memulai pendakian sehari sebelumnya.
Beruntung, Benedikt berhasil dievakuasi dengan helikopter dan langsung diterbangkan ke Bali untuk perawatan intensif.
Ia dilaporkan mengalami cedera serius berupa patah tulang.
BACA JUGA:Tarif Impor Turun, Risiko Inflasi dan PHK Meningkat: Evaluasi Kesepakatan Perdagangan Indonesia-AS
BACA JUGA:Israel Turun Gunung, Suriah Makin Membara! 350 Orang Tewas Termasuk Jurnalis!
Kami Bergerak Total untuk Selamatkan Pendaki
Pihak SAR memastikan jika seluruh potensi dikerahkan demi keselamatan pendaki asing ini.