Belum 24 Jam Gencatan Senjata, Konflik Thailand vs Kamboja Memanas Lagi, Ini Biang Keroknya!
Belum berusia 24 jam gencatan senjata, konflik Thailand vs Kamboja kembali memanas. Thailand menuding Kamboja telah melakukan serangan ke wilayahnya. PM Hun Manet dan Penjabat PM Thailand Phumtham Wechayachai lakukan kesepakatan damai atau gencatan senjat--the phnom penh post/ist
BACA JUGA:Tolak Mobil Dinas Rp3 Miliar, Wali Kota Jogja Pilih Beli 600 Gerobak Sampah untuk Setiap RW
BACA JUGA:50 Hektare Sawah di Agam Terancam Gagal Panen, Petani Menjerit!
Ketegangan yang meledak sejak Kamis (24/7/2025) telah menewaskan sedikitnya 38 jiwa dan menyebabkan hampir 300 ribu warga sipil terpaksa mengungsi.
Dunia internasional dibuat panik oleh intensitas konflik yang berkembang cepat di kawasan Asia Tenggara itu.
AS dan China Turun Tangan
Gencatan senjata yang sempat membangkitkan harapan itu tidak terjadi begitu saja.
Tekanan langsung dari Presiden AS Donald Trump, ditambah desakan dari Malaysia selaku Ketua ASEAN, membuat kedua negara terpaksa duduk bersama.
BACA JUGA:Korsleting Listrik Picu Kebakaran Besar di Pasar Taman Puring, Ini Kronologinya!
BACA JUGA:BUMA Gandeng Toffs Technologies Singapura untuk Kembangkan Platform Keamanan Siber Kuantum
Mediasi tingkat tinggi tersebut dihadiri langsung oleh tiga kepala pemerintahan: PM Kamboja Hun Manet, PM sementara Thailand Phumtham Wechayachai, PM Malaysia Anwar Ibrahim.