bacakoran.co

Prabowo Aktifkan Kembali Kohanudnas & Naikkan Pangkat Panglima Kopassus Hingga Kopasgat Jadi Bintang Tiga

Prabowo aktifkan kembali kohanudnas dan naikkan pangkat panglima kopassus hingga kopasgat jadi bintang tiga--

BACAKORAN.CO - Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional.

Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 84 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 5 Agustus 2025, Prabowo resmi melakukan perubahan signifikan terhadap struktur organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI), termasuk menghidupkan kembali Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) dan menaikkan pangkat sejumlah posisi penting di matra darat, laut, dan udara.

Salah satu poin utama dalam Perpres terbaru ini adalah kenaikan status jabatan Panglima di tiga satuan elit TNI, yakni Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU, dan Korps Marinir TNI AL.

Ketiga jabatan strategis ini kini akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat Letnan Jenderal atau Marsekal Madya (bintang tiga).

BACA JUGA:Prabowo Subianto Dianugerahi Medali Kehormatan dari Militer AS atas Kepemimpinan Visioner

BACA JUGA:Tom Lembong Dapat Abolisi dari Prabowo Subianto dan Bebas, Kejagung: Tidak Ada Politisasi!

"Komando Pasukan Khusus dipimpin oleh Panglima Komando Pasukan Khusus, yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima TNI," bunyi Pasal 59A ayat (2) dalam Perpres tersebut.

Langkah berani lainnya adalah pengaktifan kembali Kohanudnas, yang sempat dilebur ke dalam Koopsudnas pada tahun 2022.

Kohanudnas kembali hadir sebagai komando mandiri, bertugas menjaga pertahanan keamanan udara nasional secara terpadu.

Panglimanya pun dijabat oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga dari TNI Angkatan Udara.

BACA JUGA:Viral! Kematian Prada Lucky di Tangan 20 Senior, DPR Desak Pelaku Dihukum Berat: Memprihatinkan

BACA JUGA:Waduh! Nikita Mirzani Laporkan Reza Gladys ke KPK, Cek Rp20 Miliar Bikin Netizen Meledak!

Menurut Pasal 55A ayat (1) hingga (3), Kohanudnas akan menjalankan tugas penting seperti:

  • Menyelenggarakan pertahanan keamanan udara nasional.

Prabowo Aktifkan Kembali Kohanudnas & Naikkan Pangkat Panglima Kopassus Hingga Kopasgat Jadi Bintang Tiga

Melly

Melly


bacakoran.co - presiden ri prabowo subianto kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional.

melalui peraturan presiden (perpres) nomor 84 tahun 2025 yang ditandatangani pada 5 agustus 2025, prabowo resmi melakukan perubahan signifikan terhadap struktur organisasi tentara nasional indonesia (tni), termasuk menghidupkan kembali komando pertahanan udara nasional (kohanudnas) dan menaikkan pangkat sejumlah posisi penting di matra darat, laut, dan udara.

salah satu poin utama dalam perpres terbaru ini adalah kenaikan status jabatan panglima di tiga satuan elit tni, yakni komando pasukan khusus (kopassus) tni ad, korps pasukan gerak cepat (kopasgat) tni au, dan korps marinir tni al.

ketiga jabatan strategis ini kini akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat letnan jenderal atau marsekal madya (bintang tiga).

"komando pasukan khusus dipimpin oleh panglima komando pasukan khusus, yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada panglima tni," bunyi pasal 59a ayat (2) dalam perpres tersebut.

langkah berani lainnya adalah pengaktifan kembali kohanudnas, yang sempat dilebur ke dalam koopsudnas pada tahun 2022.

kohanudnas kembali hadir sebagai komando mandiri, bertugas menjaga pertahanan keamanan udara nasional secara terpadu.

panglimanya pun dijabat oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga dari tni angkatan udara.

menurut pasal 55a ayat (1) hingga (3), kohanudnas akan menjalankan tugas penting seperti:

  • menyelenggarakan pertahanan keamanan udara nasional.

  • bekerja sama dengan komando utama operasi (kotama ops) lainnya.

  • melaksanakan siaga operasi untuk unsur pertahanan udara.

  • menjamin kedaulatan dan keutuhan wilayah udara nkri.

panglima kohanudnas akan dibantu oleh kepala staf, inspektur, kepala staf ahli, dan delapan asisten kepala staf.

tidak hanya di matra darat dan udara, restrukturisasi juga menyentuh matra laut. pemerintah mengubah nomenklatur pangkalan utama tni al (lantamal) menjadi komando daerah tni al (kodaeral).

komando ini akan dipimpin oleh komandan berpangkat bintang dua, sebagaimana tercantum dalam pasal 57 ayat (3) dan (4).

selain itu, sejumlah jabatan penting di mabes tni juga mengalami peningkatan status.

jabatan seperti asisten kebijakan strategis dan perencanaan umum panglima tni serta asisten operasi panglima tni kini akan dijabat oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga, naik dari sebelumnya bintang dua.

tak hanya itu, nomenklatur badan pembinaan hukum tni pun diubah menjadi badan pembinaan hukum dan hak asasi manusia tni, menunjukkan perhatian pemerintah pada aspek hukum dan ham dalam institusi militer.

restrukturisasi besar-besaran ini mencerminkan komitmen presiden prabowo dalam membangun tni yang lebih kuat, responsif, dan profesional.

dengan menghidupkan kembali kohanudnas dan memperkuat posisi strategis di tiga matra, diharapkan kemampuan pertahanan dan kedaulatan indonesia akan semakin solid, terutama di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.

langkah ini juga menjadi bagian dari visi presiden untuk menjadikan tni sebagai kekuatan militer modern dan berdaya gentar tinggi, serta mendukung stabilitas keamanan nasional di darat, laut, dan udara.

Tag
Share