bacakoran.co

Viral! Guru SD di Lampung Ngamuk Saat Upacara, Murid Menangis dan Lari Ketakutan, Karena Apa?

Viral video guru sd di Lampung ngamuk ke siswa saat upacara--Berita Lampung

BACAKORAN.CO - Sebuah video yang tengah viral di media sosial memperlihatkan momen mengejutkan yang diduga terjadi di salah satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Dalam rekaman tersebut, seorang perempuan yang mengenakan seragam Aparatur Sipil Negara (ASN) terlihat mengamuk di tengah pelaksanaan upacara bendera.

Ia bahkan melontarkan ancaman akan mencekik para murid yang hadir.

Insiden tersebut diketahui berlangsung di sebuah SD yang berada di Kecamatan Kedondong, Pesawaran.

BACA JUGA:Tangis Pecah! Guru SD di Lampung Ngamuk Hampir Cekik Murid Saat Akan Melaksanakan Upacara

BACA JUGA:Hasil Tes DNA Negatif, Muncul Sosok Doris Setiawan Disebut-sebut Ayah Kandung Anak Lisa Mariana!

Awalnya, suasana upacara berjalan dengan tertib dan khidmat.

Para siswa dan guru tampak berbaris rapi di lapangan sekolah, mengikuti jalannya upacara seperti biasa.

Namun, ketenangan itu mendadak pecah ketika seorang guru perempuan tiba-tiba melangkah ke tengah lapangan dan mulai berteriak dengan nada tinggi.

Dalam video yang beredar luas, guru tersebut terdengar melontarkan kata-kata kasar dan ancaman yang mengejutkan.

BACA JUGA:Hilang 12 Hari, Ternyata Wanita di Lombok Barat Tewas Dicor di Septic Tank oleh Pacarnya

BACA JUGA:Pesta Pernikahan di Maumere NTT Berujung Maut: 3 Orang Ditikam OTK, 1 Meninggal Dunia

“Kalau enggak saya cekekin nih anak-anak. Ini instruksi, setiap Senin tidak ada guru yang boleh absen. Lapor kamu sama bupati,” ucapnya dengan nada marah di hadapan siswa dan guru lainnya.

Aksi tersebut sontak membuat suasana menjadi mencekam.

Viral! Guru SD di Lampung Ngamuk Saat Upacara, Murid Menangis dan Lari Ketakutan, Karena Apa?

Ayu

Ayu


bacakoran.co - sebuah video yang tengah viral di media sosial memperlihatkan momen mengejutkan yang diduga terjadi di salah satu sekolah dasar (sd) di kabupaten pesawaran, provinsi lampung.

dalam rekaman tersebut, seorang perempuan yang mengenakan seragam aparatur sipil negara (asn) terlihat mengamuk di tengah pelaksanaan upacara bendera.

ia bahkan melontarkan ancaman akan mencekik para murid yang hadir.

insiden tersebut diketahui berlangsung di sebuah sd yang berada di kecamatan kedondong, pesawaran.

awalnya, suasana upacara berjalan dengan tertib dan khidmat.

para siswa dan guru tampak berbaris rapi di lapangan sekolah, mengikuti jalannya upacara seperti biasa.

namun, ketenangan itu mendadak pecah ketika seorang guru perempuan tiba-tiba melangkah ke tengah lapangan dan mulai berteriak dengan nada tinggi.

dalam video yang beredar luas, guru tersebut terdengar melontarkan kata-kata kasar dan ancaman yang mengejutkan.

“kalau enggak saya cekekin nih anak-anak. ini instruksi, setiap senin tidak ada guru yang boleh absen. lapor kamu sama bupati,” ucapnya dengan nada marah di hadapan siswa dan guru lainnya.

aksi tersebut sontak membuat suasana menjadi mencekam.

beberapa murid terlihat ketakutan, bahkan ada yang menangis dan berlari masuk ke dalam kelas.

seorang guru lain berusaha menenangkan situasi dengan mengajak anak-anak masuk ke ruang kelas.

“anak-anak takut lo bu, ayo anak-anak masuk, langsung masuk kelas ya,” ujar guru tersebut sambil mencoba menahan guru yang sedang mengamuk.

namun, upaya tersebut tidak diterima dengan baik. guru yang mengamuk justru membalas dengan nada tinggi,

“jangan banyak omong kamu, enggak usah bantah-bantah saya,” katanya. 

bukan kepala sekolah, polisi dan inspektorat turun tangan

kapolres pesawaran, akbp heri sulistyo nugroho, membenarkan bahwa peristiwa dalam video tersebut memang terjadi di wilayah hukum mereka.

ia menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung pada akhir juli 2025.

menariknya, perempuan yang terlihat dalam video bukanlah kepala sekolah seperti yang sempat disebutkan, melainkan guru mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (pjok).

“video itu memang terjadi di wilayah hukum kami. anggota polsek kedondong sudah turun langsung ke lokasi untuk menindaklanjuti,” ujar heri pada minggu, 24 agustus 2025.

meski demikian, heri menegaskan bahwa proses penindakan terhadap guru tersebut kini berada di bawah kewenangan inspektorat kabupaten pesawaran.

“untuk hasil penindakan secara detail, silakan tanyakan langsung ke inspektorat karena mereka yang berwenang menyampaikan,” tutupnya.

Tag
Share