Rekonstruksi Kasus Anggota TNI Bunuh Istri di Deli Serdang, Pelaku Acungkan Jari Tengah ke Keluarga Korban
Rekonstruksi kasus Serma TDA bunuh istri di Deli Serdang, pelaku acungkan jari tengah ke keluarga korban./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo
Pelaku kemudian dibawa ke Pomdam I/BB untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga dipicu oleh persoalan ekonomi dalam rumah tangga mereka.
Rekonstruksi di Lokasi Kejadian, Warga Tak Terima
BACA JUGA:Warga Deli Serdang Keroyok Eks Polisi yang Diduga Cabuli 2 Anak di Bawah Umur, Nyaris Tewas!
Rekonstruksi digelar di lokasi kejadian, tepatnya di rumah korban di Desa Sei Semayang.
Petugas Polisi Militer tampak memadati area, dan garis polisi militer telah dipasang untuk mengamankan proses hukum.
Sekitar pukul 15.10 WIB, Serma TDA dikeluarkan dari mobil tahanan militer dengan mengenakan baju kuning dan penutup kepala hitam.
Saat pelaku dibawa masuk ke rumah untuk menjalani adegan rekonstruksi, keluarga korban langsung meneriakinya.
“Woi, pembunuh, kau bunuh adikku,” teriak salah satu anggota keluarga korban dengan nada penuh amarah, dilasnir Bacakoran.co dari DetikSumut.
Warga sekitar pun ikut bersorak, menciptakan tekanan psikologis yang tinggi di lokasi.
BACA JUGA:Babak Baru Tragedi Prada Lucky: 4 Anggota TNI Jadi Tersangka dan 16 Masih dalam Penyelidikan!
BACA JUGA:Bertambah, 20 Anggota TNI Jadi Tersangka dalam Kasus Kematian Prada Lucky, Motifnya Terungkap?
Yang lebih mengejutkan, Serma TDA sempat mengacungkan jari tengah ke arah keluarga korban, memicu kemarahan warga yang menyaksikan langsung.
Aksi tersebut dinilai tidak pantas dan semakin memperkeruh suasana.
Video dan foto rekonstruksi yang tersebar di media sosial langsung menuai kecaman dari publik.