bacakoran.co

Kepala SMP Negeri 2 Kota Prabumulih Wakili Indonesia ke Filipina

Kepala SMP Negeri 2 Kota Prabumulih, Mardiana SPd MSi saat pamit kepada Wali Kota Prabumulih H Arlan dan Wakil Wali Kota Franky Nazril. (foto : dian/sumeks)--

BACAKORAN.CO -- Kepala Sekolah SMPN Negeri di Kota Prabumulih Sumatera Selatan kembali menjadi sorotan.

Jika sebelumnya publik dihebohkaan dengan mutasi mendadak Kepala SMP Negeri 1 Kota Prabumulih Roni Ardiansyah SPd MSi yang disebut-sebut terkait pelarangan parkir kendaraan milik anak Wali Kota H Arlan di halaman sekolah, kini salah satu kepala sekolah SMP Negeri di kota nanas tersebut juga mengundang perhatian publik.

Namun perhatian publik kali ini lebih menyejukkan, pasalnya kepala sekolah yang di maksud yaitu Kepala SMP Negeri 2 Prabumulih, Mardiana SPd MSi menjadi sorotan karena prestasinya.

Mardiana terpilih sebagai salah satu perwakilan Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Selatan dalam ajang Seminar Guru se-Asia Tenggara yang akan berlangsung di Cebu, Filipina, mulai 17 hingga 24 September 2025.

BACA JUGA:Kepala SMPN 1 Prabumulih dan Satpam Dimutasi Lantaran Larang Parkir Mobil Anak Wali Kota?

BACA JUGA:Viral! Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dicopot Usai Tegur Anak Wali Kota, Begini Kronologinya..

Seminar ini merupakan ajang internasional yang mempertemukan para pendidik dari seluruh negara di kawasan Asia Tenggara.

Informasinya, dari Provinsi Sumatera Selatan, hanya dua orang yang terpilih untuk mengikuti kegiatan bergengsi ini, yakni Mardiana dari SMPN 2 Prabumulih dan Alma, Kepala SMA Negeri 21 Palembang.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan bangga bisa mewakili Prabumulih dan Sumatera Selatan. Ini merupakan seminar berskala internasional, dan saya akan berada di Filipina selama 4 hari untuk kegiatan inti seminar. Total kegiatan berlangsung selama 10 hari, termasuk perjalanan dan persiapan,” jelas Mardiana seperti dikutip dari sumateraekspresbacakoran.co.

Mardiana menjelaskan, seminar itu  tidak hanya fokus pada penguatan jejaring dan persatuan guru se-Asia Tenggara, namun juga menjadi ajang pertukaran budaya antar negara.

BACA JUGA:4 Rekomendasi Parfum First Date untuk Pria, Wangi Paling Awet, Sexy dan Semerbak, Awet Berjam-jam!

BACA JUGA:Saldo DANA Cair! Selesaikan Puzzle di Orb Quest, Auto Dapat Saldo DANA Gratis Sampai Rp400 Ribu

Para perwakilan dari Indonesia direncanakan akan menampilkan berbagai atraksi budaya khas nusantara, sebagai bentuk promosi kekayaan budaya tanah air di kancah internasional.

Mardiana mengungkapkan bahwa dirinya bisa terpilih karena telah aktif dalam berbagai organisasi pendidikan, terutama PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).

Ia telah menjadi pengurus PGRI Sumsel selama 15 tahun, serta menjabat sebagai Bendahara LBH PGRI Sumsel, selain juga aktif di beberapa organisasi lainnya. Mardiana sebelumnya juga  meraih Juara 1 Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Sumsel.

Kepala SMP Negeri 2 Kota Prabumulih Wakili Indonesia ke Filipina

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- kepala sekolah smpn negeri di kota prabumulih sumatera selatan kembali menjadi sorotan.

jika sebelumnya publik dihebohkaan dengan mutasi mendadak yang disebut-sebut terkait pelarangan parkir kendaraan milik anak wali kota h arlan di halaman sekolah, kini salah satu kepala sekolah smp negeri di kota nanas tersebut juga mengundang perhatian publik.

namun perhatian publik kali ini lebih menyejukkan, pasalnya kepala sekolah yang di maksud yaitu , menjadi sorotan karena prestasinya.

mardiana terpilih sebagai salah satu perwakilan indonesia khususnya provinsi sumatera selatan dalam ajang yang akan berlangsung di cebu, filipina, mulai 17 hingga 24 september 2025.

seminar ini merupakan ajang internasional yang mempertemukan para pendidik dari seluruh negara di kawasan asia tenggara.

informasinya, dari provinsi sumatera selatan, hanya dua orang yang terpilih untuk mengikuti kegiatan bergengsi ini, yakni mardiana dari smpn 2 prabumulih dan alma, kepala sma negeri 21 palembang.

“alhamdulillah, saya bersyukur dan bangga bisa mewakili prabumulih dan sumatera selatan. ini merupakan seminar berskala internasional, dan saya akan berada di filipina selama 4 hari untuk kegiatan inti seminar. total kegiatan berlangsung selama 10 hari, termasuk perjalanan dan persiapan,” jelas mardiana seperti dikutip dari sumateraekspresbacakoran.co.

mardiana menjelaskan, seminar itu  tidak hanya fokus pada penguatan jejaring dan persatuan guru se-asia tenggara, namun juga menjadi ajang pertukaran budaya antar negara.

para perwakilan dari indonesia direncanakan akan menampilkan berbagai atraksi budaya khas nusantara, sebagai bentuk promosi kekayaan budaya tanah air di kancah internasional.

mardiana mengungkapkan bahwa dirinya bisa terpilih karena telah aktif dalam berbagai organisasi pendidikan, terutama pgri (persatuan guru republik indonesia).

ia telah menjadi pengurus pgri sumsel selama 15 tahun, serta menjabat sebagai bendahara lbh pgri sumsel, selain juga aktif di beberapa organisasi lainnya. mardiana sebelumnya juga  meraih juara 1 kepala sekolah berprestasi tingkat sumsel.

“saya aktif di pgri sudah cukup lama, dan itu menjadi salah satu dasar terpilihnya saya. kegiatan ini merupakan bagian dari jaringan kerja sama guru se-asia tenggara, dan menjadi forum penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme guru di kawasan kita,” jelasnya.



lebih lanjut mardiana mengatakan pada acara tersebut indonesia mengirimkan 50 perwakilan guru dari sejumlah provinsi. 

keikutsertaannya dalam seminar internasional ini diharapkan bisa membawa manfaat besar, tidak hanya bagi dirinya pribadi, tetapi juga bagi sekolah yang dipimpinnya dan dunia pendidikan kota prabumulih secara umum. 

ia juga berharap nantinya dapat membagikan ilmu, pengalaman, serta jaringan yang diperolehnya kepada guru-guru lain setelah kembali ke tanah air.

“ini bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga untuk kemajuan pendidikan di prabumulih. saya berharap sepulang dari sana bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada rekan-rekan guru lainnya,” harapnya.

Tag
Share