Aksi Bikin Geram, PBNU Desak Gus Elham Segera Ditindak: Dakwah Apa itu? Merusak!
PBNU Desak Kepolisian Tindak Tegas Gus Elham Terkait Cara Ceramah yang Viral--DetikNews
Dalam video tersebut, terlihat interaksi yang oleh sebagian masyarakat dianggap melampaui batas profesional dakwah yakni mencium pipi dan memasukkan sebagian pipi anak perempuan kecil ke dalam mulutnya.
Rekaman yang memunculkan reaksi keras publik ini kemudian ditanggapi secara resmi oleh institusi terkait.
Tindakan tersebut mengundang kritik dan mendesak agar dilakukan tindakan tegas dalam rangka menjaga lingkungan dakwah ramah anak.
BACA JUGA:BMKG: Magnitudo 4,2 Guncang Mimika Papua Tengah, Ini Titik dan Kedalaman Gempanya
Pernyataan Resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia
Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafii secara terbuka memberi tanggapan atas video Gus Elham Yahya mencium anak kecil.
“Saya kira saya sepakat dengan pendapat publik itu, dan ini harus dihentikan,” kata Syafii di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Syafii menegaskan bahwa pihak Kemenag telah memiliki pedoman tegas mengenai lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren melalui SK Dirjen Pendidikan Islam.
BACA JUGA:Heboh! Guru SD di Kampar Banting Nasi Kotak di Depan Murid, Begini Penjelasannya
“Tadi juga ada disimpulkan, ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah, dan pesantren ramah anak yang intinya agar anak-anak madrasah, anak-anak pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik, dan jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima,” ujarnya.
Saat ditanya soal kemungkinan pemanggilan atau penelusuran terhadap pihak terkait.
“Tadi kan sudah kita sampaikan pengawasan itu termasuk itu, supaya itu tidak terulang bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatan itu,” kata Syafii.
Profil Pendakwah Muda
Siapa sebenarnya pria di balik nama Gus Elham Yahya? Lahir di Tarokan, Kediri, Jawa Timur, pada 8 Juli 2001, ia merupakan putra dari KH Luqman Arifin Dhofir dan Hj. Ernisa Zulfa Al Hafidz pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1 Kediri.
Ia juga cucu dari ulama Jawa Timur sekaligus pendiri Pondok Al ’Ikhlas Kaliboto, KH Mudhofir Ilyas.