3 Hari Terendam! Banjir Kresek Rendam 115 Rumah dan 35 Hektare Sawah, Tanggul Jebol Sejak 2015 Disorot
Banjir kembali melanda Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten.--Youtube-@wartakotaproduction
BACAKORAN.CO - Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kali ini, bencana banjir merendam 115 rumah warga di Desa Pasir Ampo sejak Senin, 5 Januari 2026.
Air yang menggenangi permukiman warga diketahui sudah bertahan selama tiga hari berturut-turut.
Dan membuat aktivitas masyarakat lumpuh dan memicu kekhawatiran akan dampak lanjutan, terutama di sektor pertanian.
BACA JUGA:Sebulan Pascabanjir Bandang Aceh, Relawan Terobos Medan Sulit Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Melansir dari video youtube @wartakotaproduction, banjir dipicu oleh luapan Sungai Cidurian yang tidak mampu ditahan oleh tanggul sungai.
Ironisnya, tanggul yang jebol tersebut diketahui sudah mengalami kerusakan sejak tahun 2015, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen.
Kondisi ini membuat wilayah Pasir Ampo kerap menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba.
Kepala Dusun Desa Pasir Ampo, Sukemi, menjelaskan bahwa debit air Sungai Cidurian meningkat drastis akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA:Kemenko Infra Turunkan Tim Khusus Percepat Penanganan Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Wisata Guci Tegal, Dua Pemandian Air Panas Porak-Poranda!
Aliran air yang meluap langsung menerobos tanggul yang rusak, lalu menggenangi rumah warga dan lahan pertanian di sekitarnya.
“Air sudah tiga hari merendam rumah warga. Tanggul yang jebol tidak mampu menahan luapan sungai,” ujarnya.