Hujan Deras Picu Banjir di Puri Mutiara Kemang, Kendaraan Terjebak Macet Panjang!
Banjir merendam kawasan Puri Mutiara Kemang, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 30–50 cm akibat luapan Kali Krukut setelah hujan deras sejak Senin pagi.--Youtube-@Liputan6
“Saya kerja dan kena macet itu mulai dari Jalan Ampera terus sampai jalan ini wilayah Cipete terkena genangan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga dan pengendara lain yang berharap adanya solusi cepat dari pihak terkait, terutama dalam mengatasi banjir yang kerap berulang di kawasan ini setiap musim hujan.
BACA JUGA:Sebulan Pascabanjir Bandang Aceh, Relawan Terobos Medan Sulit Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Wisata Guci Tegal, Dua Pemandian Air Panas Porak-Poranda!
Selain mengganggu lalu lintas, banjir juga berdampak pada aktivitas warga sekitar.
Sejumlah pejalan kaki kesulitan melintas, sementara beberapa toko dan rumah di tepi jalan terpaksa menutup akses sementara untuk mencegah air masuk lebih jauh.
Meski belum ada laporan korban jiwa, banjir ini kembali menegaskan kerentanan wilayah Jakarta Selatan terhadap genangan akibat sistem drainase dan sungai yang tidak optimal.
Petugas terkait dilaporkan telah melakukan pemantauan dan berupaya mempercepat surutnya air dengan membuka pintu air serta mengatur arus lalu lintas di titik-titik rawan.
BACA JUGA:Akses Terputus Akibat Banjir Bandang, Alat Berat Dikerahkan Alihkan Sungai di Batu Busuak Padang!
Warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Peristiwa banjir Puri Mutiara Kemang ini menjadi pengingat pentingnya penanganan banjir secara menyeluruh, mulai dari normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Tanpa upaya bersama, banjir dan kemacetan parah diperkirakan akan terus menjadi masalah tahunan di ibu kota.
Jangan lupa selalu berhati - hati.
BACA JUGA:Belum Tuntas Banjir & Longsor, Tanah Bergerak Kembali Hancurkan Rumah Warga Tapanuli Selatan