Menu Program Makan Bergizi Gratis Diprotes, BGN Hentikan Sementara Dapur Sindang Sari Lampung!
Menu Program Makan Bergizi Gratis Diprotes, BGN Hentikan Sementara Dapur Sindang Sari Lampung--Liputan6.com
BACAKORAN.CO - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari setelah beredar video viral yang menyoroti menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga dalam kondisi busuk dan tidak layak konsumsi.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan BGN Nomor 48/D.TWS/01/2026 yang ditandatangani Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Direktorat Wilayah I, Harjito, pada 13 Januari 2026.
Kepala Subbagian Tata Usaha KPPG Bandar Lampung, Fitra Alfarisi, membenarkan penutupan sementara dapur SPPG Sindang Sari setelah dilakukan investigasi langsung.
“Iya, kami sudah turun langsung ke lokasi. Operasional dapur dihentikan sementara sambil menunggu perbaikan, karena masih ada beberapa spesifikasi yang belum sesuai petunjuk teknis,” ujar Fitra, Jumat (16/1/2026).
BACA JUGA:Polisi Gadungan di Makassar Dicegat Warga Usai Peras Pelajar SMA dengan Modus Razia Narkoba
Menurutnya, keputusan diambil setelah tim melakukan peninjauan lapangan, melaporkan hasil temuan, dan membahasnya secara internal.
Dari evaluasi, disepakati sanksi administratif berupa penghentian operasional hingga pihak SPPG memperbaiki infrastruktur sesuai standar.
Indikator penilaian juga dipersempit menjadi empat poin utama dari sebelumnya 12.
BGN menemukan sejumlah catatan terkait sanitasi dapur, termasuk belum tersedianya water heater untuk mencuci ompreng dengan air panas sebagaimana diwajibkan dalam standar kebersihan MBG.
BACA JUGA:Mediasi Gagal di PN Banyuwangi, Ressa Rizky Gugat Denada Tambunan Soal Penelantaran Anak 24 Tahun!
Terkait tudingan makanan basi dalam video viral, Fitra menegaskan tidak ditemukan bukti makanan tidak layak konsumsi berdasarkan pemeriksaan sampel yang disimpan sesuai SOP.
“Tempe yang disebut basi sebenarnya tempe bacem, sementara anggur yang terlihat benyek kemungkinan tertindih ompreng lain,” jelasnya.