bacakoran.co

WOW! Baru Awal Tahun, Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Sudah Ludes Rp 18 Triliun

Baru Awal Tahun, Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Sudah Ludes Rp 18 Triliun!--Radar Kudus

BACAKORAN.CO - Realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga tanggal 20 Januari 2026 tercatat telah mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar Rp 18 triliun.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.

Angka tersebut menunjukkan betapa masifnya program ini dalam mengalokasikan dana untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok penerima manfaat yang tersebar di seluruh Indonesia.  

Dadan menjelaskan bahwa hingga 19 Januari 2026, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah terbentuk mencapai 21.102 unit.

BACA JUGA:Kronologi OTT KPK Bupati Pati Sudewo, Skandal Korupsi Jabatan Desa di Jawa Tengah!

BACA JUGA:5 Perangkat Desa di Kabupaten OKU Selatan Terindikasi Narkoba, Langsung Direhabilitas

Unit-unit ini berfungsi sebagai pusat distribusi dan pelayanan gizi yang menjangkau lebih dari 58,3 juta penerima manfaat.

Dengan cakupan yang begitu luas, program MBG diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan.  

Selain itu, dana operasional harian yang digunakan untuk mendukung jalannya program ini juga tidak kecil.

Hingga saat ini, tercatat dana operasional harian telah mencapai Rp 855 miliar.

BACA JUGA:Warga Histeris di Tengah Malam! Detik-Detik Tanggul Citarum Jebol, Permukiman Bekasi Langsung Terendam

BACA JUGA:Pecatan Anggota Polres Musi Rawas Utara Kembali Ditangkap, Bawa Narkoba di Lubuklinggau

Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembelian bahan baku makanan bergizi, biaya operasional, hingga pemberian insentif bagi para mitra dan relawan yang terlibat.

Dadan menekankan bahwa alokasi anggaran ini langsung disalurkan dari kas negara ke SPPG dengan rincian yang jelas: 70% digunakan untuk membeli bahan baku makanan, 20% untuk membiayai operasional termasuk gaji relawan, dan 10% untuk insentif mitra.  

WOW! Baru Awal Tahun, Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Sudah Ludes Rp 18 Triliun

Ayu

Ayu


bacakoran.co - realisasi anggaran program makan bergizi gratis (mbg) hingga tanggal 20 januari 2026 tercatat telah mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar rp 18 triliun.

informasi ini disampaikan langsung oleh kepala badan gizi nasional, dadan hindayana, dalam rapat kerja bersama komisi ix dpr ri.

angka tersebut menunjukkan betapa masifnya program ini dalam mengalokasikan dana untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok penerima manfaat yang tersebar di seluruh indonesia.  

dadan menjelaskan bahwa hingga 19 januari 2026, jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (sppg) yang telah terbentuk mencapai 21.102 unit.

unit-unit ini berfungsi sebagai pusat distribusi dan pelayanan gizi yang menjangkau lebih dari 58,3 juta penerima manfaat.

dengan cakupan yang begitu luas, program mbg diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan.  

selain itu, dana operasional harian yang digunakan untuk mendukung jalannya program ini juga tidak kecil.

hingga saat ini, tercatat dana operasional harian telah mencapai rp 855 miliar.

dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembelian bahan baku makanan bergizi, biaya operasional, hingga pemberian insentif bagi para mitra dan relawan yang terlibat.

dadan menekankan bahwa alokasi anggaran ini langsung disalurkan dari kas negara ke sppg dengan rincian yang jelas: 70% digunakan untuk membeli bahan baku makanan, 20% untuk membiayai operasional termasuk gaji relawan, dan 10% untuk insentif mitra.  

dalam rapat tersebut, dadan juga menyoroti pencapaian program mbg pada tahun sebelumnya.

sepanjang tahun 2025, program ini telah menghabiskan anggaran sebesar rp 55,2 triliun, melampaui target realisasi yang sebelumnya ditetapkan sebesar rp 52,2 triliun.

pencapaian ini dianggap sebagai bukti komitmen pemerintah dalam memastikan keberlangsungan program gizi nasional.

pada penutupan tahun 2025, jumlah sppg yang aktif tercatat sebanyak 19.188 unit, dengan cakupan layanan mencapai 55,5 juta penerima manfaat.  

dadan menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak, baik dari dpr maupun masyarakat luas, sehingga program ini dapat berjalan dengan baik.

menurutnya, keberhasilan realisasi anggaran yang besar ini tidak hanya mencerminkan kemampuan lembaga dalam mengelola dana, tetapi juga menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah, relawan, dan mitra yang terlibat.  

dengan capaian awal tahun 2026 yang sudah mendekati rp 18 triliun, program mbg dipandang sebagai salah satu inisiatif strategis pemerintah yang mampu menyerap anggaran dalam jumlah besar sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

ke depan, diharapkan program ini tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan berimbang.  

Tag
Share