Kemenhaj Pastikan Fast Track Haji 2026, Jemaah Tak Lagi Antre di Saudi
Kemenhaj Pastikan Fast Track Haji 2026, Jemaah Tak Lagi Antre di Saudi --Suara Surabaya
BACAKORAN.CO - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji dengan memastikan penerapan layanan fast track atau yang dikenal sebagai Makkah Route pada musim haji 1447 H/2026 M.
Program ini menjadi salah satu terobosan penting dalam penyelenggaraan ibadah haji, karena menghadirkan petugas imigrasi Arab Saudi langsung di bandara Indonesia.
Dengan adanya sistem ini, seluruh pemeriksaan dokumen haji dilakukan sebelum keberangkatan ke tanah suci, sehingga jemaah tidak lagi direpotkan dengan antrean panjang di bandara tujuan.
Kepala Biro Humas Kemenhaj, Hasan Afandi, menjelaskan bahwa layanan fast track memberikan pengalaman baru bagi jemaah haji asal Indonesia.
BACA JUGA:Banjir Kepung Kota Bekasi, Hujan Deras Rendam Pasar Family Harapan Indah hingga 50 Cm
BACA JUGA:Kafe Remang-Remang di Tengah Kebun Karet Digerebek, 33 Pengunjung Positif Narkoba
Menurutnya, dengan adanya sistem ini, jemaah seakan-akan sudah melewati border internasional sejak dari tanah air.
“Border imigrasi Saudi dipindahkan ke bandara di Indonesia. Jadi, keluar dari bandara Indonesia itu sudah dianggap domestik. Di Saudi tidak diperiksa lagi,” ujarnya dalam konferensi pers pada Rabu, 14 Januari 2026.
Saat ini, layanan fast track telah diterapkan di sejumlah embarkasi besar, yaitu Bandara Soekarno-Hatta (JKS/JKG), Banten (BTN), Solo (SOC), dan Surabaya (SUB).
Hasan menambahkan, Embarkasi Makassar (UPG) juga akan segera bergabung dalam daftar bandara yang menerapkan sistem ini mulai tahun 2026.
BACA JUGA:2 Orang Konselor Rumah Asa Silampari Bakal Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Anak
Dengan demikian, semakin banyak jemaah dari berbagai daerah yang bisa merasakan kemudahan layanan ini.
Manfaat dari fast track sangat nyata bagi para jemaah. Setibanya di Arab Saudi, mereka tidak perlu lagi mengantre di bagian imigrasi Bandara Jeddah atau Madinah.