Masih Diusut, Eks Menpora Dicecar Pertanyaan Terkait Penambahan Pengadaan Kuota Haji oleh KPK!
Eks Menpora Dito Dicecar Sejumlah Pertanyaan Oleh KPK Terkait Kasus Kuota Haji --DetikNews
BACAKORAN.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
Sebagai saksi, Dito diperiksa terkait asal usul pemberian kuota haji tambahan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, dalam pemeriksaan ini penyidik Lembaga Antirasua Dito dicecar perihal pengetahuannya soal asal-usul pemberian kuota haji.
"Dalam pemeriksaan hari ini penyidik mendalami terkait dengan asal-usul pemberian tambahan kuota ibadah haji dari Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, dilansir Bacakoran.co dari SindoNews, Minggu (25/1/2025).
BACA JUGA:Korupsi Kuota Haji Memanas: Dito Ariotedjo Diperiksa, KPK Siapkan Saksi Baru!
Budi kemudian menjelaskan bahwa Dito diperiksa lantaran dinilai mampu menjelaskan keterangan yang dibutuhkan penyidik.
Dikarenakan Dito juga adalah salah satu pihak yang ikut dalam kunjungan kerja bersama Presiden RI Ketujuh, Joko Widodo (Jokowi) ke Arab Saudi pada 2023 lalu.
"Karena memang Pak Dito pada saat itu ikut berangkat ke Arab Saudi bersama rombongan dari Pemerintah Indonesia. Sehingga ini juga kemudian menguatkan terkait dengan informasi-informasi atau bukti-bukti yang didapatkan oleh penyidik KPK berkaitan dengan diskresi yang dilakukan oleh Kementerian Agama," ujarnya.
Budi sebut dan menilai bahwa latar belakang Arab Saudi memberikan kuota haji tambahan guna memangkas antrean jemaah yang menyentuh hingga 30-40 tahun.
BACA JUGA:Menteri Yaqut Cholil Berada di Pusaran Korupsi, KPK Periksa Biro Travel dalam Kasus Kuota Haji!
"Keterangan dari Pak Dito ini tentu kemudian membantu penyidik KPK untuk melengkapi bukti-bukti yang sudah didapatkan sebelumnya," ucapnya.
Disisi lain juga Dito mengungkapkan, materi pemeriksaannya ini terkait dirinya mendampingi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) ke Arab Saudi pada 2023 lalu.