BGN Tegaskan SPPG yang Tolak Pasokan UMKM dan Petani Lokal di Program MBG Akan Disuspend!
BGN Tegas! SPPG yang Tolak Pasokan UMKM dan Petani Lokal di Program MBG Akan Disuspend--VOI
Oleh karena itu, keterlibatan UMKM dan pelaku usaha lokal menjadi syarat mutlak.
"Jadi, ingat ya, Kepala SPPG, Mitra, jangan pernah menolak produk petani, peternak, dan nelayan kecil dengan semena-mena," terang Nanik.
BACA JUGA:Penampakan Hunian Sementara Penyintas Banjir di Aceh Tamiang, Warga: Alhamdulillah Sangat Terbantu
BACA JUGA:Polisi Dalami Kematian Influencer Lula Lahfah, Reza Arap dan Teman Dekat Diperiksa, Begini Detailnya
Ancaman sanksi pun ditegaskan secara gamblang. Jika ada SPPG atau mitra yang ketahuan menolak produk lokal dan lebih memilih supplier besar yang berpotensi memonopoli pasokan, maka BGN tidak akan segan memberikan hukuman.
"Akan saya suspend. Sebab ini berarti anda melawan Peraturan Presiden," tambah Nanik.
Lebih lanjut, Nanik menekankan bahwa SPPG harus mengakomodasi dan membina UMKM serta pelaku usaha kecil agar mampu memasok bahan pangan berkualitas.
Mitra MBG pun diingatkan untuk mendukung penuh keterlibatan mereka.
BACA JUGA:Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tegas Tolak Wacana Menteri Kepolisian: Lebih Baik Jadi Petani
BACA JUGA:Kemenhaj Dorong Fatwa MUI soal Status Pendaftaran Haji dan Larangan Haji Ilegal
"Laksanakan program MBG dengan nurani, dan jangan hanya sekadar bisnis oriented," tutur Nanik.
Peringatan keras ini menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar serius dalam menjaga integritas program MBG.
Tujuannya bukan hanya menyediakan makanan bergizi gratis, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang adil, inklusif, dan berpihak pada rakyat kecil.
Dengan melibatkan UMKM, petani, peternak, dan nelayan lokal, dapur MBG diharapkan menjadi simbol kemandirian bangsa sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi kerakyatan.