bacakoran.co

Penampakan Hunian Sementara Penyintas Banjir di Aceh Tamiang, Warga: Alhamdulillah Sangat Terbantu

Penampakan hunian sementara (huntara) yang mulai dihuni penyintas banjir di Aceh Tamiang menghadirkan harapan baru bagi warga terdampak bencana.--Youtube-@kompastv

BACAKORAN.CO - Kehadiran hunian sementara (huntara) bagi para penyintas banjir di Aceh Tamiang menjadi sinar harapan setelah berminggu-minggu bergulat dengan kondisi kehidupan yang serba tidak pasti.

Banjir besar yang melanda wilayah ini telah memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka, menjadikan tenda dan tempat pengungsian darurat sebagai tempat berteduh sementara.

Kini, seiring penyelesaian pembangunan hunian sementara, wajah-wajah lelah namun penuh harapan nampak saat warga mulai memasuki huntara yang telah disiapkan.

Hunian Sementara: Solusi Nyata di Tengah Duka

BACA JUGA:Viral! Oknum Dokter Gigi di Aceh Tamiang Digerebek Warga Saat Berduaan dengan Relawan Banjir di Rumah Dinas

BACA JUGA:Anggota DPR Tegur Menteri KKP Gegara Kunjungan ke Aceh Tanpa Koordinasi, Soroti Pentingnya Menghargai Mitra

Melansir dari video youtube @kompastv, Huntara yang dibangun bukan sekadar tempat berteduh.

Fasilitas dasar seperti tempat tidur, dapur umum, sanitasi bersih, dan akses air bersih menjadi bagian dari upaya pemerintah dan relawan untuk mengembalikan kehidupan layak bagi para penyintas.

Kehadiran fasilitas ini mampu mengurangi beban mental dan fisik warga yang sebelumnya tinggal di tenda darurat tanpa perlindungan yang memadai.

Sejumlah warga yang mulai menghuni hunian sementara mengaku sangat terbantu dengan perubahan kondisi tempat tinggal mereka.

BACA JUGA:Bikin Geram! Mobil Bantuan Bencana Aceh Dihentikan Oknum di Terminal Palembang

BACA JUGA:Sebulan Pascabanjir Bandang Aceh, Relawan Terobos Medan Sulit Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Salah satunya adalah Musrizal, salah seorang penyintas yang sudah tiga hari tinggal di huntara.

“Ini sudah hari ke-3 saya di sini, Alhamdulillah di sini sangat-sangat terbantu sekali dibandingkan kami di tenda kemarin,” ujar Musrizal penuh rasa syukur.

Reaksi Positif dari Warga Penyintas

Percakapan dengan beberapa keluarga menunjukkan kepuasan yang tinggi.

Penampakan Hunian Sementara Penyintas Banjir di Aceh Tamiang, Warga: Alhamdulillah Sangat Terbantu

Puput

Puput


bacakoran.co - kehadiran  (huntara) bagi para penyintas banjir di aceh tamiang menjadi sinar harapan setelah berminggu-minggu bergulat dengan kondisi kehidupan yang serba tidak pasti.

 besar yang melanda wilayah ini telah memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka, menjadikan tenda dan tempat pengungsian darurat sebagai tempat berteduh sementara.

kini, seiring penyelesaian pembangunan hunian sementara, wajah-wajah lelah namun penuh harapan nampak saat warga mulai memasuki huntara yang telah disiapkan.

hunian sementara: solusi nyata di tengah duka

melansir dari video youtube @kompastv, huntara yang dibangun bukan sekadar tempat berteduh.

fasilitas dasar seperti tempat tidur, dapur umum, sanitasi bersih, dan akses air bersih menjadi bagian dari upaya pemerintah dan relawan untuk mengembalikan kehidupan layak bagi para penyintas.

kehadiran fasilitas ini mampu mengurangi beban mental dan fisik warga yang sebelumnya tinggal di tenda darurat tanpa perlindungan yang memadai.

sejumlah warga yang mulai menghuni hunian sementara mengaku sangat terbantu dengan perubahan kondisi tempat tinggal mereka.

salah satunya adalah musrizal, salah seorang penyintas yang sudah tiga hari tinggal di huntara.

“ini sudah hari ke-3 saya di sini, alhamdulillah di sini sangat-sangat terbantu sekali dibandingkan kami di tenda kemarin,” ujar musrizal penuh rasa syukur.

reaksi positif dari warga penyintas

percakapan dengan beberapa keluarga menunjukkan kepuasan yang tinggi.

mereka merasa lebih aman, bersih, dan memiliki ruang pribadi yang layak.

hal-hal sederhana seperti kesejukan rumah yang lebih baik dibanding tenda darurat, serta akses fasilitas umum yang lebih mudah menjadi penopang kuat bagi pemulihan suasana hidup mereka.

bagi banyak penyintas, hunian sementara bukan hanya soal atap di atas kepala, tetapi juga tentang rasa aman dan rasa kembali terhormat setelah mengalami kehilangan besar akibat bencana.

anak-anak kini bisa tidur lebih nyenyak, ibu-ibu dapat memasak dengan lebih layak, sementara para pria merasa lebih tenang mengetahui keluarga mereka berada di lingkungan yang lebih layak.

dampak huntara terhadap pemulihan psikologis

hunian sementara ternyata juga membawa dampak positif terhadap kesehatan mental penyintas bencana.

rasa cemas dan trauma yang muncul setelah kehilangan rumah seringkali diperparah oleh kondisi hidup yang tidak layak.

dengan adanya huntara, warga merasa memiliki ruang pribadi dan stabilitas emosional yang lebih baik.

psikolog sosial yang bekerja bersama tim relawan menilai bahwa lingkungan hunian yang rapi, bersih, dan tertata dengan baik mampu mempercepat proses adaptasi dan pemulihan psikologis para penyintas.

mereka mengapresiasi upaya pemerintah daerah dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan hunian.

meski begitu, tantangan tetap ada.

beberapa warga berharap hunian sementara ini juga dilengkapi dengan fasilitas tambahan seperti akses pendidikan untuk anak-anak, listrik yang stabil, serta pelatihan kerja atau keterampilan bagi orang dewasa.

hal ini dianggap penting agar kehidupan mereka segera pulih dan mandiri sekalipun bencana telah merenggut banyak hal.

pemerintah daerah dan lembaga terkait menyatakan akan terus memantau kebutuhan warga di huntara serta melakukan perbaikan fasilitas sesuai masukan masyarakat.

Tag
Share