2 Orang Dekat RMS Jemput Kaesang di Makassar, Isyarat Merapat ke PSI?
2 Orang Dekat RMS Jemput Kaesang di Makassar, Isyarat Merapat ke PSI?--
BACA JUGA:3 Hari Bawa Kabur Anak Perempuan Orang, Pria di Bayung Lencir Masuk Bui
Mustaqim menyebut, Syamsir juga telah mengambil langkah yang sama.
Sebelumnya, Syamsir diketahui menjabat sebagai Ketua Liga Mahasiswa NasDem (LMN) Sulsel dan juga pernah menjadi ajudan pribadi Rusdi Masse.
Lebih lanjut, Mustaqim menegaskan bahwa keputusan mundur dari NasDem bukanlah langkah emosional atau spontan.
Menurutnya, keputusan itu diambil secara matang dan penuh pertimbangan.
BACA JUGA:BGN Tegaskan SPPG yang Tolak Pasokan UMKM dan Petani Lokal di Program MBG Akan Disuspend!
“Iya, sudah mundur berdua. Ini sikap, keputusan ini adalah langkah politik yang sadar dan terukur,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa langkah Mustaqim dan Syamsir bukan sekadar personal, melainkan bagian dari strategi politik yang lebih besar.
Meski belum ada pernyataan resmi terkait status keanggotaan mereka di PSI, kehadiran Mustaqim dan Syamsir dalam rombongan penjemputan Kaesang dinilai sebagai sinyal kuat kedekatan politik dengan partai yang kini dipimpin putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.
Pengamat politik lokal menilai, manuver ini bisa menjadi bagian dari upaya PSI memperkuat basis politik di Sulawesi Selatan, terutama dengan menggandeng figur-figur yang sudah memiliki jaringan dan pengalaman politik di level daerah.
BACA JUGA:DPR Tegaskan Posisi Konstitusional Polri di Bawah Presiden, Usulan Perubahan Struktur Ditolak
Langkah dua eks petinggi NasDem Sulsel ini berpotensi memberi efek domino.
Sulawesi Selatan dikenal sebagai wilayah dengan kontestasi politik yang dinamis, dan pergeseran dukungan elite lokal kerap berpengaruh pada konfigurasi kekuatan partai.
Kehadiran Kaesang di Makassar, ditambah dukungan simbolik dari mantan orang dekat RMS, diyakini akan menjadi babak baru dalam peta politik Sulsel menjelang agenda politik nasional ke depan.