Normalisasi Kali Cakung Dikebut, Pramono Anung Turunkan Alat Berat, Target Selesai 2027
Alat berat dikerahkan untuk menormalisasi Kali Cakung Lama Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara--Youtube-@tvOneNews
BACA JUGA:Kali Ulu Meluap! Cikarang Utara Terendam Banjir Lebih 1 Meter, Ratusan Rumah Kebanjiran
Hal ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi sungai sesuai desain kapasitas alirannya, sehingga air dapat mengalir bebas tanpa hambatan.
Target Penyelesaian Normalisasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa normalisasi Kali Cakung Lama akan dilanjutkan hingga tuntas dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2027.
Pekerjaan ini dimulai secara bertahap sejak Oktober 2024 dan mencakup panjang sungai sekitar 8,5 kilometer, terbagi ke dalam sejumlah segmen pengerjaan.
BACA JUGA:Balap Liar di Kalimalang Berujung Maut, Pemotor Tewas Usai Tabrak Pedagang Tahu Bulat
Menurut Pramono, penyelesaian proyek normalisasi ini merupakan sebuah keharusan demi mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi tiap musim hujan.
Ia mempertegas bahwa pengerjaan tidak boleh dilakukan secara parsial, melainkan harus lengkap sampai tuntas agar hasilnya maksimal.
Dampak Positif bagi Warga Jakarta
Jika proyek ini berjalan sesuai target, normalisasi Kali Cakung Lama diprediksi akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan banjir.
BACA JUGA:Banjir Mengancam, Alarm Peringatan Dini Menggema di Bekasi, Warga Bersiap Mengungsi!
Wilayah seperti Kelapa Gading, Koja, Sukapura, serta Semper di Jakarta Utara akan mengalami pengendalian aliran air yang lebih baik saat hujan.
Proyek ini juga mencerminkan pendekatan holistik Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Normalisasi sungai menjadi bagian dari solusi jangka menengah, di samping upaya lain seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) dan pembangunan sistem pompa air strategis.