Vonis MSCI Bikin Dana Asing Berbondong ke Malaysia, RI Gigit Jari!
Vonis MSCI Bikin Dana Asing Berbondong ke Malaysia, RI Gigit Jari--Mureks
Di tengah kondisi penuh ketidakpastian tersebut, pasar saham Malaysia justru dinilai memiliki peluang untuk kembali menarik minat investor asing.
Faktor pendukungnya antara lain ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang stabil, kinerja laba korporasi yang positif, serta valuasi saham yang relatif rendah dibandingkan rata-rata historis.
BACA JUGA:Viral! Ibu Angkat di Sambas Tega Cabuli Anak Laki-laki 9 Tahun dan Rekam Aksinya
BACA JUGA:IHSG Terjun Bebas! Ketua OJK dan 2 Petinggi Mundur di Tengah Gejolak Pasar, Ini Alasannya
CEO Areca Capital Sdn Bhd, Danny Wong, menyatakan bahwa pasar ekuitas Malaysia berpotensi mencatat arus masuk dana asing bersih pada 2026, sekaligus mengakhiri periode panjang arus keluar modal yang terjadi sebelumnya.
Sebagai catatan, pada 2025 Malaysia mencatat arus keluar dana asing bersih yang cukup besar, mencapai RM22,3 miliar.
Namun, kondisi tersebut justru membuka peluang terjadinya pembalikan arus dana pada tahun berikutnya.
Dalam tiga pekan terakhir, investor asing tercatat terus melakukan pembelian bersih di pasar saham Malaysia.
BACA JUGA:Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Kamar Lula Lahfah, Kandungannya Masih Diselidiki!
BACA JUGA:IHSG Anjlok, Tiga Pejabat OJK Termasuk Mahendra Siregar Resmi Mundur
Hingga 27 Januari 2026, arus masuk dana asing secara kumulatif mencapai RM1,47 miliar.
Kepala riset Malacca Securities, Loui Low, menambahkan bahwa penguatan ringgit turut menjadi sinyal meningkatnya minat investor asing.
Menurutnya, investor global saat ini sedang memposisikan diri untuk pertumbuhan lebih lanjut di pasar Malaysia.
Hal ini diperkuat dengan kinerja indeks acuan Malaysia, FBM KLCI, yang menunjukkan awal tahun sangat kuat.
BACA JUGA:Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Kamar Lula Lahfah, Kandungannya Masih Diselidiki!