bacakoran.co

7 Makanan yang Harus Dihindari saat Berbuka Puasa, Jaga Kesehatan di Bulan Ramadhan!

7 Makanan yang Harus Dihindari saat Berbuka Puasa.--Tiktok-@emak_ceria

BACA JUGA:5 Ciri Anak Keracunan Makanan Ayam dari Jatah MBG, Orang Tua Wajib Tahu Biar Gak Kecolongan!

BACA JUGA:5 Ciri Makanan Basi, Jangan Sampai Anak Makan Jatah MBG Basi yang Jadi Penyebab Keracunan, Buruan Kasih Tau!

3. Makanan yang Terlalu Pedas dan Asam 

Makanan pedas seperti sambal atau makanan asam seperti acar dapat memberikan sensasi nikmat, namun dapat mengganggu lapisan lambung yang sudah sensitif setelah berpuasa lama.

Konsumsi makanan yang terlalu pedas atau asam berisiko menyebabkan sakit maag, mulas, atau iritasi pada saluran pencernaan, sehingga mengganggu kenyamanan berpuasa di hari berikutnya. 

4. Makanan Kaleng 

BACA JUGA:Menu Sahur dan Buka Puasa Nabi ala Ustadz Abdurrahman Dani! Sunnah yang Penuh Manfaat

BACA JUGA:Ini Dia! Adab Berbuka Puasa Menurut Ustadzah Halimah Alaydrus untuk Mendapatkan Keberkahan

Makanan kaleng umumnya mengandung pengawet, garam, dan lemak tambahan yang tinggi. Setelah berpuasa, tubuh membutuhkan nutrisi segar dan berkualitas, bukan zat kimia tambahan yang dapat membebani kerja ginjal dan hati.

Selain itu, beberapa makanan kaleng juga memiliki risiko kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi secara teratur. 

5. Makanan Tinggi Garam 

Makanan yang asin seperti kerupuk, olahan daging asin, atau makanan yang banyak menggunakan garam dalam penyajian dapat menyebabkan dehidrasi dan peningkatan tekanan darah.

BACA JUGA:10 Amalan Sunnah Saat Puasa Ramadhan yang Paling Dianjurkan, Wajib Dicoba!

BACA JUGA:Ingin Berikan Fidyah Puasa? Ini Dia Orang yang Berhak Menerimanya Ala Ustadzah Halimah Alaydrus

Setelah berpuasa, tubuh membutuhkan cairan untuk menggantikan kebutuhan yang hilang, namun konsumsi garam berlebihan akan membuat tubuh lebih sulit menjaga keseimbangan cairan, sehingga menyebabkan rasa haus yang berlebihan dan ketidaknyamanan. 

6. Makanan Tinggi Serat 

Meskipun serat baik untuk kesehatan pencernaan sehari-hari, mengonsumsi makanan tinggi serat secara berlebihan saat berbuka puasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, perut kembung, atau diare.

Tubuh yang baru mulai aktifkan sistem pencernaan setelah berpuasa membutuhkan makanan yang lebih mudah dicerna sebelum mengonsumsi makanan tinggi serat. 

BACA JUGA:Utang Puasa Menumpuk Puluhan Tahun? Ini Solusi Fidyah dari Ustadzah Halimah Alaydrus

7 Makanan yang Harus Dihindari saat Berbuka Puasa, Jaga Kesehatan di Bulan Ramadhan!

Puput

Puput


bacakoran.co - 7 makanan yang harus dihindari saat .

di bulan , menjaga pola makan saat berbuka puasa bukan hanya soal kebiasaan, melainkan juga upaya untuk menjaga kesehatan tubuh yang telah berpuasa seharian. 

banyak orang tidak menyadari bahwa setelah berpuasa selama lebih dari 12 jam, sistem pencernaan tubuh bekerja dengan kecepatan yang berbeda dan membutuhkan perawatan khusus.

konsumsi  yang tidak tepat tidak hanya dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung atau sakit perut, tetapi juga dapat mengurangi energi dan mempengaruhi fokus dalam beribadah.

1. gorengan dan makanan berlemak

melansir dari video youtube @vinaz_official, makanan yang digoreng dan tinggi lemak jenuh seringkali menjadi pilihan favorit saat berbuka, namun sangat tidak disarankan.

setelah berpuasa selama berjam-jam, sistem pencernaan bekerja lebih lambat, sehingga mengonsumsi makanan berlemak dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, mual, atau sakit perut.

selain itu, makanan berlemak juga dapat meningkatkan risiko peningkatan kolesterol dan berat badan secara tidak sehat selama bulan ramadhan.

2. makanan tinggi gula

permen, kue manis, atau minuman manis seringkali menjadi camilan pertama saat berbuka.

namun, konsumsi gula secara berlebihan setelah puasa dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba, diikuti dengan penurunan yang cepat yang membuat tubuh merasa lesu dan kurang bertenaga.

selain itu, terlalu banyak gula juga dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang seperti diabetes dan kelebihan berat badan. 

3. makanan yang terlalu pedas dan asam 

makanan pedas seperti sambal atau makanan asam seperti acar dapat memberikan sensasi nikmat, namun dapat mengganggu lapisan lambung yang sudah sensitif setelah berpuasa lama.

konsumsi makanan yang terlalu pedas atau asam berisiko menyebabkan sakit maag, mulas, atau iritasi pada saluran pencernaan, sehingga mengganggu kenyamanan berpuasa di hari berikutnya. 

4. makanan kaleng 

makanan kaleng umumnya mengandung pengawet, garam, dan lemak tambahan yang tinggi. setelah berpuasa, tubuh membutuhkan nutrisi segar dan berkualitas, bukan zat kimia tambahan yang dapat membebani kerja ginjal dan hati.

selain itu, beberapa makanan kaleng juga memiliki risiko kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi secara teratur. 

5. makanan tinggi garam 

makanan yang asin seperti kerupuk, olahan daging asin, atau makanan yang banyak menggunakan garam dalam penyajian dapat menyebabkan dehidrasi dan peningkatan tekanan darah.

setelah berpuasa, tubuh membutuhkan cairan untuk menggantikan kebutuhan yang hilang, namun konsumsi garam berlebihan akan membuat tubuh lebih sulit menjaga keseimbangan cairan, sehingga menyebabkan rasa haus yang berlebihan dan ketidaknyamanan. 

6. makanan tinggi serat 

meskipun serat baik untuk kesehatan pencernaan sehari-hari, mengonsumsi makanan tinggi serat secara berlebihan saat berbuka puasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung, perut kembung, atau diare.

tubuh yang baru mulai aktifkan sistem pencernaan setelah berpuasa membutuhkan makanan yang lebih mudah dicerna sebelum mengonsumsi makanan tinggi serat. 

7. minuman berkafein dan bersoda 

minuman berkafein seperti kopi atau teh, serta minuman bersoda dapat menyebabkan dehidrasi karena bersifat diuretik, yang membuat tubuh lebih banyak mengeluarkan cairan.

selain itu, kafein juga dapat meningkatkan detak jantung dan menyebabkan rasa gelisah, sementara minuman bersoda mengandung gula tinggi yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

dengan menghindari ketujuh jenis makanan dan minuman tersebut, kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal. 

Tag
Share