Indonesia–Slovakia Business Forum Jadi Momentum Baru Kerja Sama Dagang dan Investasi
Indonesia–Slovakia Business Forum Jadi Momentum Baru Kerja Sama Dagang dan Investasi--
BACAKORAN.CO - Hubungan ekonomi antara Indonesia dan Slovakia mendapat angin segar seiring digelarnya Indonesia–Slovakia Business Forum di Menara Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (3/2).
Forum bisnis ini berlangsung bertepatan dengan kunjungan resmi Menteri Luar Negeri Slovakia, Juraj Blanár, ke Indonesia, dan menjadi momen strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral di sektor perdagangan, investasi, dan teknologi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memanfaatkan kesempatan ini untuk mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menilai forum tersebut sebagai langkah konkret dalam membuka peluang kolaborasi yang selama ini belum tergarap maksimal.
BACA JUGA:Beras Premium Indonesia Siap Tembus Pasar Arab Saudi: BULOG Matangkan Ekspor Haji 2026!
Menurut Anindya, hubungan dagang Indonesia dan Slovakia sebenarnya memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar.
Ia menyebutkan bahwa basis perdagangan dan investasi antara kedua negara masih relatif rendah, sehingga potensi peningkatannya terbuka lebar.
“Dua-duanya sama-sama terbuka, dan basis trade serta investasi masih rendah. Bukan tidak mungkin ke depannya bisa meningkat hingga dua kali lipat,” ujar Anindya dalam sambutannya.
Salah satu sorotan utama dalam forum ini adalah status Slovakia sebagai anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) selama hampir 26 tahun.
BACA JUGA:Habib Bahar Tersangka Penganiayaan, Kini Balik Lapor Istri Anggota Banser dengan Pasal ITE!
Anindya Bakrie mengapresiasi pengalaman panjang Slovakia di organisasi negara-negara maju tersebut dan menilai hal itu dapat menjadi referensi penting bagi Indonesia yang tengah mendorong proses aksesi ke OECD.
“Mereka sudah sekitar 25 tahun merasakan manfaatnya. Slovakia bisa membantu Indonesia memahami proses dan manfaat bergabung dengan OECD, sehingga ke depan tarif dan standar kita bisa setara dengan negara maju,” jelasnya.
Keanggotaan OECD dinilai memberikan keuntungan besar, mulai dari peningkatan kepercayaan investor, standar tata kelola yang lebih baik, hingga akses pasar global yang lebih luas.
Pengalaman Slovakia dalam menyesuaikan kebijakan ekonomi dan regulasi dinilai relevan bagi Indonesia yang tengah mempercepat transformasi ekonomi.