Suzuki Fronx 2026: Crossover Kompak Hybrid yang Tampil Premium dengan Harga Ekonomis
Suzuki Fronx 2026 hadir sebagai crossover kompak bergaya SUV dengan mesin mild hybrid, interior premium, dan efisiensi bahan bakar yang kompetitif.--Edited by ChatGPT AI
BACAKORAN.CO - Suzuki kembali menghadirkan gebrakan di segmen kendaraan urban dengan meluncurkan Suzuki Fronx 2026, sebuah crossover hatchback yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan mobil hemat bahan bakar, praktis, dan tetap bergaya SUV.
Model ini secara konseptual menggantikan Baleno generasi sebelumnya, namun tetap menggunakan platform yang sama dengan penyesuaian besar pada dimensi dan identitas desain.
Diproduksi di India, Fronx hadir dengan kualitas perakitan lebih presisi, peredaman suara lebih baik, serta interior yang terasa lebih mewah dibanding pendahulunya.
Dengan harga awal sekitar AU$28.990, Fronx menjadi salah satu opsi paling ekonomis di kelas mild-hybrid kompak, sebuah pencapaian penting di tengah tren kenaikan harga mobil baru.
Eksterior: Crossover dengan Aura SUV
BACA JUGA:Suzuki Carry Pick Up 2026 Laris Manis, Mesin 1.5L Angkut 1 Ton, Harga Mulai Rp170 Jutaan
BACA JUGA:Cari Pickup Murah? Suzuki Carry Pickup 2026 Mesin Bandel, Cocok untuk Semua Usaha
Desain luar Fronx menegaskan karakter SUV meski secara teknis ia adalah hatchback crossover.
Gril depan berbentuk unik menyerupai “mata kucing menyipit” memberi kesan agresif, sementara lengkungan wheel arch yang terkesan menekan bodi menciptakan stance kokoh di jalan.
Bagian belakang tampil modern dengan lampu full-width yang menyatu, dipadukan bumper bergaya bash plate untuk menambah kesan rugged.
Roda alloy 16 inci dengan ban Goodyear Assurance TripleMax 2 ukuran 195/60 R16 dipilih untuk menyeimbangkan bobot ringan mobil (1.064 kg) dengan efisiensi bahan bakar.
Ban tipis ini bukan sekadar penghematan biaya, melainkan strategi teknis untuk mengurangi hambatan gulir dan meningkatkan respons akselerasi.
Mesin dan Performa
Suzuki Fronx 2026 ditenagai mesin bensin 1.5 liter 4-silinder naturally aspirated yang dipadukan dengan sistem mild-hybrid 48 volt.
Sistem hybrid ini memang terbatas fungsinya—tidak mendukung mode listrik penuh atau dorongan torsi tambahan signifikan—namun tetap membantu efisiensi bahan bakar.
Tenaga maksimum mencapai 76 kW (103 PS) pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 137 Nm pada 4.400 rpm.