Skandal Epstein Menyeret Mantan Dubes Inggris: Peter Mandelson Diselidiki Polisi London
Skandal Epstein Menyeret Mantan Dubes Inggris: Peter Mandelson Diselidiki Polisi London--
BACAKORAN.CO - Skandal lama yang melibatkan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali mengguncang panggung politik internasional.
Kali ini, sorotan tajam tertuju pada Peter Mandelson, mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat sekaligus figur senior Partai Buruh.
Kepolisian Inggris secara resmi membuka penyelidikan terhadap Mandelson menyusul terungkapnya hubungan dekat antara dirinya dan Epstein, termasuk dugaan pembocoran informasi rahasia negara.
Penyelidikan ini bukan sekadar isu personal, melainkan telah berkembang menjadi krisis politik yang turut menyeret Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang sebelumnya menunjuk Mandelson sebagai duta besar meski rekam jejak persahabatannya dengan Epstein telah menjadi perbincangan publik.
BACA JUGA:Program MBG Tetap Berjalan Selama Ramadan, BGN Siapkan 4 Mekanisme Penyalurannya
Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi bahwa tim Kejahatan Khusus Pusat telah melakukan penggeledahan di dua properti yang diyakini milik Mandelson, masing-masing berlokasi di wilayah Wiltshire, Inggris barat, dan di kawasan London.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan pelanggaran perilaku dalam jabatan publik.
Wakil Asisten Komisioner Hayley Sewart menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut berkaitan dengan seorang pria berusia 72 tahun.
Meski tidak menyebut nama secara langsung, keterangan itu secara luas dipahami merujuk pada Mandelson.
BACA JUGA:Keracunan MBG di SMAN 2 Kudus, BGN Ungkap Kuah Soto Terkontaminasi E. coli
“Individu tersebut belum ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung,” ujar Sewart, menegaskan bahwa proses hukum masih berada pada tahap awal.
Penyelidikan ini dipicu oleh rilis terbaru dokumen Epstein oleh otoritas Amerika Serikat pada 30 Januari 2026.
Dokumen tersebut mengungkap korespondensi email, transaksi keuangan, hingga bukti visual yang menunjukkan kedekatan personal antara Epstein dan Mandelson.
Yang paling mengkhawatirkan, dokumen tersebut juga menyingkap dugaan bahwa Mandelson pernah membagikan informasi pemerintah Inggris yang bersifat rahasia dan sensitif terhadap pasar kepada Epstein.