bacakoran.co

Janji Prabowo di 1 Abad NU: Lawan Korupsi, Lindungi Rakyat, dan Bongkar Kekayaan Bangsa yang Dicuri

Janji Prabowo di 1 Abad NU: Lawan Korupsi, Lindungi Rakyat, dan Bongkar Kekayaan Bangsa yang Dicuri--Kata Mereka

BACAKORAN.CO - Kembali terucap janji Prabowo di Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama, yang mengungkapkan jika tak mundur lawan korupsi dan setia pada rakyat Indonesia.

Komitmen ini disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto yang berjanji akan melindungi seluruh rakyat Indonesia dari berbagai ancaman, mulai dari ancaman fisik, persoalan kemiskinan dan kelaparan hingga pemberantasan korupsi.  

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa sumpah pelantikannya bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ikrar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menyampaikan bahwa saat pelantikan, dirinya disumpah di hadapan rakyat Indonesia untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945.

BACA JUGA:Ringsek! Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Tol Ngawi (Km 576) 3 Orang Terluka, Ini Kronologinya

BACA JUGA:Merasa Terkejut, Nadiem Makarim Akui Syok Anak Buah Bagi-bagi Cuan di Kasus Korupsi Laptop Chromebook!

Konstitusi tersebut menegaskan tujuan nasional pertama adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Dari sinilah ia menekankan bahwa pemerintahannya tidak akan ragu melawan korupsi, penipuan, hingga manipulasi.  

"Saya telah menjabat Presiden Republik Indonesia dari 20 Oktober 2024. Saya disumpah di hadapan rakyat semuanya, disumpah untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945," tegasnya.  

"Dalam Undang-Undang Dasar tersebut dikatakan tugas nasional yang pertama, tujuan nasional pertama adalah melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia, melindungi," paparnya.

BACA JUGA:Paradigma Baru Pengelolaan Sampah Indonesia, Tak Lagi Sekadar Bangun TPA, Ini Penjelasan Mensesneg

BACA JUGA:Skandal Epstein Menyeret Mantan Dubes Inggris: Peter Mandelson Diselidiki Polisi London

"Saya terima tugas tersebut, saya terima mandat tersebut. Saya mengartikan bahwa melindungi segenap tumpah darah artinya melindungi rakyat Indonesia dari semua ancaman, dari ancaman fisik, dari ancaman kemiskinan, dari ancaman kelaparan, dari ancaman pelayanan-pelayanan kesehatan, dari ancaman ketidakterseadiannya pendidikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia, itu tugas utama saya," sambungnya.  

Mantan Menteri Pertahanan ini menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan bukan hanya di hadapan rakyat, tetapi juga di hadapan Tuhan.

Janji Prabowo di 1 Abad NU: Lawan Korupsi, Lindungi Rakyat, dan Bongkar Kekayaan Bangsa yang Dicuri

Ayu

Ayu


bacakoran.co - kembali terucap janji prabowo di mujahadah kubro 1 abad nahdlatul ulama, yang mengungkapkan jika tak mundur lawan korupsi dan setia pada rakyat indonesia.

komitmen ini disampaikan oleh presiden prabowo subianto yang berjanji akan melindungi seluruh rakyat indonesia dari berbagai ancaman, mulai dari ancaman fisik, persoalan kemiskinan dan kelaparan hingga pemberantasan korupsi.  

dalam kesempatan itu, prabowo menegaskan bahwa sumpah pelantikannya bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ikrar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

ia menyampaikan bahwa saat pelantikan, dirinya disumpah di hadapan rakyat indonesia untuk menjalankan undang-undang dasar 1945.

konstitusi tersebut menegaskan tujuan nasional pertama adalah melindungi segenap tumpah darah indonesia.

dari sinilah ia menekankan bahwa pemerintahannya tidak akan ragu melawan korupsi, penipuan, hingga manipulasi.  

"saya telah menjabat presiden republik indonesia dari 20 oktober 2024. saya disumpah di hadapan rakyat semuanya, disumpah untuk menjalankan undang-undang dasar 1945," tegasnya.  

"dalam undang-undang dasar tersebut dikatakan tugas nasional yang pertama, tujuan nasional pertama adalah melindungi segenap tumpah darah bangsa indonesia, melindungi," paparnya.

"saya terima tugas tersebut, saya terima mandat tersebut. saya mengartikan bahwa melindungi segenap tumpah darah artinya melindungi rakyat indonesia dari semua ancaman, dari ancaman fisik, dari ancaman kemiskinan, dari ancaman kelaparan, dari ancaman pelayanan-pelayanan kesehatan, dari ancaman ketidakterseadiannya pendidikan yang terbaik untuk rakyat indonesia, itu tugas utama saya," sambungnya.  

mantan menteri pertahanan ini menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan bukan hanya di hadapan rakyat, tetapi juga di hadapan tuhan.

oleh karena itu, ia menekankan akan selalu setia terhadap bangsa dan negara selama ia masih hidup.  

"saya telah bersumpah di hadapan yang mahakuasa bahwa saya akan setia kepada bangsa dan rakyat indonesia selama masih ada napas di kandung badan saya,” pungkas prabowo.  

prabowo juga menegaskan komitmennya untuk tidak pernah mundur dalam melawan segala bentuk korupsi, penipuan, manipulasi, maupun penggarongan atas kekayaan rakyat indonesia.

ia menyoroti fakta bahwa masih banyak kekayaan bangsa yang dicuri dan dibawa ke luar negeri.  

"saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun," tegasnya.  

ia menambahkan bahwa terlalu banyak kekayaan negara yang hilang dari tanah air, dan hal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahannya.

"saya menemukan bahwa terlalu banyak kekayaan kita yang tidak berhasil kita jaga. terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri. terlalu banyak kekayaan indonesia yang hilang dari tanah kita. terlalu banyak kekayaan kita yang dibawa lari ke luar negeri," ungkapnya.  

dalam pidatonya, prabowo juga mengingatkan pentingnya keberanian moral untuk menyatakan kebenaran.

"kita jangan takut, jangan ragu-ragu untuk mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah," imbuhnya.  

ia menekankan bahwa seluruh pihak harus bersatu demi menghapus kemiskinan di indonesia.

menurutnya, hanya dengan persatuan rakyat bisa mencapai kesejahteraan.  

"kita harus bersatu, kita harus bertekad untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi indonesia. dan apabila kita berani, apabila kita pandai, apabila kita bertekad, insyaallah kekayaan kita cukup untuk seluruh rakyat indonesia hidup dalam keadaan sejahtera," jelasnya.  

dengan pernyataan tersebut, prabowo menegaskan arah pemerintahannya: melindungi rakyat, memberantas korupsi, menjaga kekayaan bangsa, dan memastikan kesejahteraan melalui persatuan nasional.

pidato ini menjadi penegasan komitmen bahwa janji yang diucapkan bukan sekadar kata-kata, melainkan sebuah tekad yang akan dijalankan sepanjang masa jabatannya.  

Tag
Share