bacakoran.co

Waduh, Immanuel Ebenezer Kembali Sebut Purbaya Yudhi dalam Persidangan: Hati-hati Pak...

Immanuel Ebenezer Kembali Peringatkan Menkeu Purbaya Yudhi --Kompas.com

Menkeu Purbaya Yudhi pun merasa dirinya tak bakal terjerat kasus seperti Noel Pasalnya, dia tidak pernah melakukan pelanggaran hukum.

"Noel kan terima duit, gue mah nggak terima duit. Oh biar aja, yang penting gue nggak terima duit. Noel kan terima, kayaknya terima ya, terima kan dia?," ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, dikutip Bacakoran.co dari CNBC Indonesia, Selasa (27/1/2026).

Terkait ini, Purbaya bertanya-tanya mengapa Noel bicara demikian di dalam sidang dan Purbaya menduga Noel tidak suka dengan dirinya.

BACA JUGA:Immanuel Ebenezer Ungkap Partai Berinisial K ikut Terlibat dalam Kasus yang Menjeratnya: Itu Dulu Clue-nya...

BACA JUGA:Akui Tak Ingin Minta Abolisi, Immanuel Ebenezer Takkan Membebani Presiden Prabowo: Jangan Dibebani...

Purbaya kemudian sebut bahwa gaji yang diterima dirinya selama menjabat menjadi bendahara negara cukup besar untuk memenuhi kebutuhannya sehingga tak ada alasan untuk menerima suap.

"Ya terima, karena gue nggak terima duit. Gaji gue gede di sini, cukup. Jadi saya nggak tau kenapa Pak Noel ngomong seperti itu. Mungkin dia sebel sama gue juga, saya nggak tahu," paparnya.

Selanjutnya Purbaya menceritakan mengenai pandangannya soal integritas.

Menurutnya, dengan tidak menerima dari pihak manapun, kerjanya jadi tidak bermasalah.

BACA JUGA:Sidang Perdana Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3: Immanuel Ebenezer Didampingi Munarman dan Aziz Yanuar

BACA JUGA:Immanuel Ebenezer Noel Ditahan Lebih Lama, KPK Dalami Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

Jika dia menerima uang, sebaliknya dia tidak bisa bebas mengambil keputusan dan kebijakan.

"Begitu saya terima uang, saya akan amat riskan posisinya, enggak bisa gerak ke sana ke sini, pecat orang enggak bisa, geser orang enggak bisa, karena orang akan laporkan bahwa saya terima uang dan akan dibocorkan," tegasnya.

Meski begitu, dia tidak menutup kemungkinan jika nantinya ada upaya kriminalisasi terhadap dirinya tapi dirinya tak akan ambil pusing.

"Ini mungkin kalau ada yang jebak, taruh uang tiba-tiba di mobil saya, itu mungkin kejadian. Tadi kan harus ada latar belakangnya dari kasus seperti apa. Saya sih rasanya enggak ada urusan," katanya.

Waduh, Immanuel Ebenezer Kembali Sebut Purbaya Yudhi dalam Persidangan: Hati-hati Pak...

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - di persidangan, menuturkan bahwa saksi yang dihadirkan oleh jaksa memiliki keterkaitan dengan dirinya saat menjabat sebagai wakil menteri ketenagakerjaan.

“tidak ada hubungan antara perkara saya dengan saksi. dari saksi pertama sampai sekarang!” tegasnya.

tak hanya itu, noel mengaku khawatir perkara yang menimpanya dapat menyeret nama lain di kabinet merah putih yang dinilainya memiliki kebijakan pro rakyat dan salah satu nama yang ia sebut adalah purbaya yudhi sadewa.

"enggak kalah penting adalah pernyataan saya pertama tentang pak purbaya. artinya, semakin terbukti bahwa informasi a1 tinggal sejengkal lagi. pak purbaya, apalagi kemarin kpk bilang ‘saya angkat topi ke pak purbaya’. lama-lama pak purbaya akan angkat koper dari rumahnya untuk ke kpk,” ucap noel, dilansir bacakoran.co dari , selasa (10/2/2026).

noel pun kembali mengingatkan purbaya agar berhati-hati dalam menjalankan kebijakan.

menurutnya, sejumlah kebijakan menteri keuangan berpotensi mengganggu kepentingan elite tertentu.

“itu pesannya. hati-hati pak purbaya. beliau punya kebijakan begitu bagus, tapi banyak elite akan terganggu. ya kan? karena banyak pemain-pemain liar di republik ini. dengan kebijakan pak purbaya, mereka sangat terganggu,” jelas noel.

ia menutup pernyataannya dengan kritik keras terhadap penegakan hukum di indonesia.

“ingat, hukum di republik ini bisa dibeli. apalagi yang namanya saya mau bikin yang namanya komisi penitipan kasus (kpk),” kata noel.

sebelumnya eks wakil menteri ketenagakerjaan (wamenaker) immanuel ebenezer peringatkan purbaya yudhi bahwa suatu hari dirinya akan dijatuhkan.

menkeu purbaya yudhi pun merasa dirinya tak bakal terjerat kasus seperti noel pasalnya, dia tidak pernah melakukan pelanggaran hukum.

"noel kan terima duit, gue mah nggak terima duit. oh biar aja, yang penting gue nggak terima duit. noel kan terima, kayaknya terima ya, terima kan dia?," ujar purbaya saat ditemui di kementerian keuangan, dikutip bacakoran.co dari , selasa (27/1/2026).

terkait ini, purbaya bertanya-tanya mengapa noel bicara demikian di dalam sidang dan purbaya menduga noel tidak suka dengan dirinya.

purbaya kemudian sebut bahwa gaji yang diterima dirinya selama menjabat menjadi bendahara negara cukup besar untuk memenuhi kebutuhannya sehingga tak ada alasan untuk menerima suap.

"ya terima, karena gue nggak terima duit. gaji gue gede di sini, cukup. jadi saya nggak tau kenapa pak noel ngomong seperti itu. mungkin dia sebel sama gue juga, saya nggak tahu," paparnya.

selanjutnya purbaya menceritakan mengenai pandangannya soal integritas.

menurutnya, dengan tidak menerima dari pihak manapun, kerjanya jadi tidak bermasalah.

jika dia menerima uang, sebaliknya dia tidak bisa bebas mengambil keputusan dan kebijakan.

"begitu saya terima uang, saya akan amat riskan posisinya, enggak bisa gerak ke sana ke sini, pecat orang enggak bisa, geser orang enggak bisa, karena orang akan laporkan bahwa saya terima uang dan akan dibocorkan," tegasnya.

meski begitu, dia tidak menutup kemungkinan jika nantinya ada upaya kriminalisasi terhadap dirinya tapi dirinya tak akan ambil pusing.

"ini mungkin kalau ada yang jebak, taruh uang tiba-tiba di mobil saya, itu mungkin kejadian. tadi kan harus ada latar belakangnya dari kasus seperti apa. saya sih rasanya enggak ada urusan," katanya.

sebelum menjelang sidang kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (k3) di kementerian ketenagakerjaan (kemnaker) yang menjadikan noel sebagai terdakwa, noel peringatkan menkeu purbaya yudhi.

“pesannya buat pak purbaya nih. modusnya hampir sama semua, hati-hati pak purbaya. sejengkal lagi nih, saya mendapatkan informasi a satu,” kata noel di pengadilan tipikor jakarta pada pengadilan negeri jakarta pusat, senin (26/1/2026).

"pak purbaya akan dinoelkan, hati-hati pak purbaya. siapapun yang mengganggu pesta, para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit pak purbaya. kasihan pak purbaya, ada pesta yang terganggu,” lanjutnya noel.

Tag
Share