bacakoran.co

Sempat Sebut Stok BBM Cukup 20 Hari Bikin Warga Aceh Panic Buying Serbu SPBU, Kini Bahlil Beri Klarifikasi

Antrean panjang di SPBU Aceh bikin panik, tapi Menteri ESDM pastikan stok BBM aman 23 hari. Pemerintah imbau warga tak perlu panic buying./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

Sementara bensin sebagian besar masih diimpor dari Singapura dan Malaysia, serta dipenuhi dari kilang domestik.

Antrean Panjang di Aceh: Warga Khawatir Kehabisan BBM

BACA JUGA:2 Kapal AS Tabrakan saat Isi BBM di Laut Karibia, 2 Marinir Luka dan 1 Tewas

BACA JUGA:Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Izin Impor BBM Shell Masih dalam Evaluasi

Meski pemerintah telah memberikan klarifikasi, keresahan warga tetap terlihat di lapangan. 

Di Aceh Tengah dan Bener Meriah, antrean kendaraan di SPBU mengular hingga berjam-jam. 

Banyak warga rela menunggu sejak malam hari demi memastikan bisa mendapatkan BBM.

Indra, salah seorang warga, mengaku rela tidak mengikuti salat tarawih demi mengantre di SPBU. 

“Saya sudah datang abis Isya tadi, enggak ikutan Shalat Tarawih, kalau enggak kapan dapat BBM? Nanti kayak bencana waktu itu, kami enggak bisa ke mana-mana,” ungkapnya.

Fenomena panic buying ini menunjukkan betapa sensitifnya masyarakat terhadap isu energi. 

Sekalipun stok nasional masih aman, persepsi publik yang terlanjur khawatir dapat memicu kepanikan lokal.

Pemerintah Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Pemerintah mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat. 

Bahlil menegaskan bahwa pemerintah bersama Pertamina akan terus memastikan pasokan BBM tetap lancar, bahkan jika terjadi ketegangan di Timur Tengah.

“Sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Pemerintah akan hadir bersama rakyat, jadi tidak perlu ada kekhawatiran,” katanya.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat lebih tenang dan tidak lagi melakukan aksi pembelian berlebihan. 

Pemerintah menekankan bahwa ketersediaan BBM nasional masih dalam kondisi terkendali dan aman.

Sempat Sebut Stok BBM Cukup 20 Hari Bikin Warga Aceh Panic Buying Serbu SPBU, Kini Bahlil Beri Klarifikasi

Rida Satriani

Rida Satriani


aceh, bacakoran.co – isu mengenai ketersediaan bahan bakar minyak () kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan menteri energi dan sumber daya mineral () bahlil lahadalia memicu keresahan di masyarakat. 

pernyataan soal stok bbm yang disebut hanya tersisa sekitar 20 hari sempat membuat warga di sejumlah daerah berbondong-bondong mengantre di spbu, termasuk di dataran tinggi gayo, aceh tengah dan bener meriah.

klarifikasi menteri esdm: stok bbm masih aman

bahlil menegaskan bahwa kapasitas penyimpanan minyak di indonesia sejak lama memang hanya mampu menampung stok sekitar 25 hari. 

menurutnya, hal ini bukanlah kondisi baru, melainkan sudah menjadi standar sejak dahulu. 

saat ini, stok bbm nasional berada di kisaran 23 hari, sehingga masih dalam batas aman.

“standar minimal ketersediaan kita itu di atas 20 hari. sekarang minyak kita 23 hari, artinya standar kepemilikan minyak kita aman. jadi tidak perlu ada panic buying, supply tetap lancar,” ujar bahlil.

ia juga menekankan bahwa angka stok 20 hari bukan berarti indonesia hanya memiliki pasokan untuk 20 hari ke depan. 

produksi dan distribusi bbm terus berjalan setiap hari, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan bahan bakar.

diversifikasi pasokan minyak mentah

bahlil menjelaskan, sebagian minyak mentah indonesia memang berasal dari kawasan timur tengah dengan porsi sekitar 20–25 persen. 

namun, pemerintah telah melakukan diversifikasi pasokan untuk mengantisipasi dampak konflik geopolitik yang berpotensi mengganggu jalur distribusi, termasuk di selat hormuz.

“kami sudah switch dari middle east, kita ambil dari amerika, kemudian nigeria, dan brasil. jadi tidak perlu ada panic buying,” tegasnya.

untuk jenis solar, indonesia kini sudah mampu memproduksi sepenuhnya di dalam negeri. 

sementara bensin sebagian besar masih diimpor dari singapura dan malaysia, serta dipenuhi dari kilang domestik.

antrean panjang di aceh: warga khawatir kehabisan bbm

meski pemerintah telah memberikan klarifikasi, keresahan warga tetap terlihat di lapangan. 

di aceh tengah dan bener meriah, antrean kendaraan di spbu mengular hingga berjam-jam. 

banyak warga rela menunggu sejak malam hari demi memastikan bisa mendapatkan bbm.

indra, salah seorang warga, mengaku rela tidak mengikuti salat tarawih demi mengantre di spbu. 

“saya sudah datang abis isya tadi, enggak ikutan shalat tarawih, kalau enggak kapan dapat bbm? nanti kayak bencana waktu itu, kami enggak bisa ke mana-mana,” ungkapnya.

fenomena panic buying ini menunjukkan betapa sensitifnya masyarakat terhadap isu energi. 

sekalipun stok nasional masih aman, persepsi publik yang terlanjur khawatir dapat memicu kepanikan lokal.

pemerintah imbau masyarakat tetap tenang

pemerintah mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat. 

bahlil menegaskan bahwa pemerintah bersama pertamina akan terus memastikan pasokan bbm tetap lancar, bahkan jika terjadi ketegangan di timur tengah.

“sekalipun terjadi peperangan di timur tengah, kondisi kita aman. pemerintah akan hadir bersama rakyat, jadi tidak perlu ada kekhawatiran,” katanya.

dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat lebih tenang dan tidak lagi melakukan aksi pembelian berlebihan. 

pemerintah menekankan bahwa ketersediaan bbm nasional masih dalam kondisi terkendali dan aman.

Tag
Share