bacakoran.co

Helm Melepuh, Baju Meleleh: Fakta Mengerikan Serangan Brutal ke Andrie Yunus

Helm Melepuh, Baju Meleleh: Fakta Mengerikan Serangan Brutal ke Andrie Yunus--Kumparan.com

"Pada tanggal 15 Maret 2026 melakukan pengiriman barang bukti helm yang diduga milik pelaku ke Pusiden Bareskrim Polri untuk mendapatkan sidik jari atau fingerprint dan ke Puslabfor Polri untuk mendapatkan DNA yang diduga milik pelaku," jelasnya.  

Andrie Yunus sendiri mengalami sejumlah luka akibat peristiwa tersebut. Dia masih menjalani perawatan di RSCM. Pihak RSCM menyebutkan korban sudah berangsur membaik.  

BACA JUGA:Diplomat RI Temui Otoritas Iran Usai 2 Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz!

BACA JUGA:Anak Aniaya Ibu Kandung di Sambas hingga Babak Belur, Kini Pelaku Diamankan Polisi

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Asep mengatakan kasus ini akan ditangani secara transparan dan profesional sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.  

"Kami menegaskan bahwa Polda Metro Jaya berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut dilaksanakan sesuai arahan Presiden serta instruksi Bapak Kapolri agar seluruh tahapan berjalan profesional, transparan dan diproses hingga tuntas," ujar Asep dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3).  

Dia mengatakan penanganan kasus ini mengedepankan kehati-hatian. Dia menyebutkan setiap informasi yang disampaikan ke publik tidak menimbulkan spekulasi yang keliru.  

BACA JUGA:Viral Video Pungli Oknum SPSI Minta THR ke Pedagang Bikin Netizen Geram, Kini Berakhir Minta Maaf

BACA JUGA:Diselundupkan ke Rusia: Mojtaba Khamenei Jalani Operasi Rahasia di Istana Putin!

"Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah terverifikasi," ujarnya.  

Kasus ini menjadi perhatian besar karena menyangkut keselamatan aktivis yang kerap bersuara kritis terhadap pemerintah.

Publik menunggu langkah tegas aparat dalam mengungkap identitas pelaku, motif di balik serangan, serta memastikan keadilan bagi korban.

Dengan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan, diharapkan proses hukum berjalan cepat, transparan, dan memberikan efek jera agar aksi kekerasan serupa tidak terulang.  

Helm Melepuh, Baju Meleleh: Fakta Mengerikan Serangan Brutal ke Andrie Yunus

Ayu

Ayu


bacakoran.co - polisi masih terus mengusut kasus penyiraman air keras terhadap wakil koordinator kontras, , yang terjadi di wilayah jakarta pusat (jakpus).

polisi mengungkap baju korban bahkan sampai meleleh setelah terkena cairan diduga .  

peristiwa penyiraman itu terjadi pada kamis (12/3/2026) malam.

polisi mengatakan terduga pelaku ada empat orang dalam kasus ini, dan pelaku sudah mengikuti pergerakan andrie yunus sebelum melakukan aksi jahatnya di kawasan senen, jakpus.  

dalam rekaman cctv yang beredar, korban disiram air keras saat mengendarai motor.

seketika korban merasa kepanasan dan menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.  

kapolres metro jakarta pusat kombes reynold hutagalung mengatakan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) dan mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya baju korban yang robek meleleh.

barang bukti diserahkan ke pusat laboratorium forensik (puslabfor) polri untuk kepentingan penyelidikan kasus.  

"melakukan pengiriman sampel baju dan helm milik korban ke puslabfor bareskrim polri untuk mendapatkan hasil menentukan senyawa kimia apa yang terkandung sehingga korban mengalami luka bakar dan baju korban yang rusak atau meleleh," kata reynold kepada wartawan, selasa (17/3/2026).  

selain itu, polisi mendapati helm yang diduga milik pelaku. saat ini helm tersebut juga sudah dikirim ke puslabfor polri untuk mencari tahu dna terduga pelaku.  

"pada tanggal 15 maret 2026 melakukan pengiriman barang bukti helm yang diduga milik pelaku ke pusiden bareskrim polri untuk mendapatkan sidik jari atau fingerprint dan ke puslabfor polri untuk mendapatkan dna yang diduga milik pelaku," jelasnya.  

andrie yunus sendiri mengalami sejumlah luka akibat peristiwa tersebut. dia masih menjalani perawatan di rscm. pihak rscm menyebutkan korban sudah berangsur membaik.  

kapolda metro jaya irjen asep edi suheri mengatakan pihaknya akan mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap andrie yunus.

asep mengatakan kasus ini akan ditangani secara transparan dan profesional sesuai dengan perintah presiden prabowo subianto.  

"kami menegaskan bahwa polda metro jaya berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. langkah tersebut dilaksanakan sesuai arahan presiden serta instruksi bapak kapolri agar seluruh tahapan berjalan profesional, transparan dan diproses hingga tuntas," ujar asep dalam konferensi pers di polda metro jaya, jakarta, senin (16/3).  

dia mengatakan penanganan kasus ini mengedepankan kehati-hatian. dia menyebutkan setiap informasi yang disampaikan ke publik tidak menimbulkan spekulasi yang keliru.  

"kami mengedepankan prinsip kehati-hatian agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat telah terverifikasi," ujarnya.  

kasus ini menjadi perhatian besar karena menyangkut keselamatan aktivis yang kerap bersuara kritis terhadap pemerintah.

publik menunggu langkah tegas aparat dalam mengungkap identitas pelaku, motif di balik serangan, serta memastikan keadilan bagi korban.

dengan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan, diharapkan proses hukum berjalan cepat, transparan, dan memberikan efek jera agar aksi kekerasan serupa tidak terulang.  

Tag
Share