Viral! Tikus Keluar dari Ompreng Program MBG, Bikin Siswa Panik
Viral! Tikus Keluar dari Ompreng Program MBG, Siswa Berhamburan--detikNews - detikcom
Respons SPPG dan Dugaan Penyebab
Sekolah kemudian melayangkan komplain kepada penyedia MBG atau SPPG.
BACA JUGA:Tewas di Dalam Rumah, Wanita di OKU Timur Diduga Ditikam Suami Siri
BACA JUGA:Lapor Kehilangan Duit 100 Juta Lebih, Calon Pengantin Perempuan Malah Jadi Tersangka
Dian menyebut, pihak SPPG merespons dengan permintaan maaf serta mengganti boks makanan dengan yang baru.
"Pihak SPPG meminta maaf dan mengganti dengan boks baru dengan makanan yang tersedia di SPPG," imbuhnya.
Hanung menegaskan bahwa proses produksi hingga distribusi MBG di SPPG dilakukan di ruang steril dengan prosedur ketat, termasuk penggunaan alat pelindung diri serta penyimpanan ompreng dalam kondisi tertutup.
"Semua ruangan, baik tertutup maupun tidak, sudah dilengkapi dengan jebakan tikus dan pengusir serangga karena bekerja sama dengan pest control," jelasnya.
BACA JUGA:Vonis Bebas Amsal Sitepu, PN Medan Tegaskan Tak Terbukti Korupsi Proyek Video Profil Desa!
BACA JUGA:Rilis! Ini Daftar Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Nasional, Cek Daerahmu Sekarang
Ia menilai kemungkinan tikus masuk ke dalam ompreng saat produksi sangat kecil.
Dugaan sementara, tikus tersebut masuk ke dalam boks saat proses penurunan barang di lingkungan sekolah.
Sebagai tindak lanjut, pihak SPPG mengaku telah berkoordinasi dengan mitra dan sekolah, serta melakukan pengecekan rekaman CCTV untuk memastikan penyebab pasti.
"Penemuan adanya tikus hidup sangat kecil kemungkinan terjadi di dalam ompreng, karena ompreng langsung ditutup dan diikat setelah diporsi. Kemungkinan tikus masuk ke dalam boks terjadi saat loading di sekolah, karena ada jeda sekitar satu jam sebelum didistribusikan ke siswa," tukasnya.