Cara Hitung Biaya Cas Motor Listrik vs Isi Bensin Per Bulan, Mana yang Bikin Hemat Jutaan Rupiah per Tahun?
Motor listrik Polytron FOX-R terbukti hemat hingga Rp 4,4 juta per tahun dibanding motor bensin. Simak hitung-hitungan biaya lengkapnya di sini!--Edited by Gemini AI
Dengan subsidi tersebut, harga motor listrik yang awalnya Rp 20–30 juta bisa turun signifikan, bahkan lebih murah dari motor bensin di kelas tertentu.
Dari sisi ketersediaan, motor bensin memang masih mendominasi pasar.
Namun, motor listrik semakin menjamur dengan banyaknya produsen lokal maupun global yang masuk ke Indonesia.
Varian yang ditawarkan pun semakin beragam, mulai dari model ekonomis hingga futuristik.
Biaya Harian: Bensin vs Listrik
BACA JUGA:Motor Listrik ALVA N3 Next Generation Hadir Lebih Canggih, Fast Charging Pakai Baterai Mobil
Perbedaan biaya harian sangat mencolok. Motor bensin rata-rata menghabiskan 1 liter untuk 40–50 km.
Dengan harga BBM sekitar Rp 12.000 per liter, biaya per kilometer mencapai Rp 240–300.
Jika menempuh 1.000 km per bulan, pengeluaran bisa mencapai Rp 250.000–300.000 hanya untuk BBM.
Motor listrik jauh lebih hemat.
Untuk jarak 60 km, biaya listrik hanya sekitar Rp 2.500.
Artinya, per kilometer hanya Rp 40. Jika menempuh 1.000 km per bulan, biaya pengisian daya hanya Rp 40.000–50.000. Hemat hingga 85% dibanding motor bensin.
Selain itu, motor listrik tidak membutuhkan pergantian oli, busi, atau filter udara.
Perawatan utamanya hanya pada sistem kelistrikan dan baterai.
Biaya servis tahunan pun relatif ringan, sekitar Rp 100.000–200.000.