Berenang Usai Bermain Sepak Bola, Santri Tewas Tenggelam di Irigasi Perjaya OKU Timur
Evakuasi korban Arga Dilansyah (17) dari irigasi Bendungan Perjaya. (foto : ist)--
BACAKORAN.CO -- Arus deras irigasi Dusun V Desa Perjaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan Minggu sore, 24 Mei 2026 sekira pukul 17.00 WIB menelan korban.
Seorang remaja yang diketahui Arga Dilansyah (17) warga RT 02 RW 01 Desa Kromongan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur tenggelam setelah diduga terseret arus saluran irigasi tersebut.
Setelah dilakukan pencarian hingga sekira satu jam, jasad korban ditemukan sudah tak bernyawa.
Keterangan yang yang dihimpun, korban merupakan alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur’an Wal Hadis OKU Timur.
BACA JUGA:2 Bocah yang Tewas Tenggelam di Kolam Buatan Diduga Tak Pandai Berenang
BACA JUGA:Marsida Ditemukan Tak Bernyawa Tersangkut Disaluran Irigasi
Minggu sore, usai bermain sepak bola, diduga korban berenang bersama beberapa temannya di lokasi kejadian. Saat berenang, diduga korban terseret arus dan akhirnya tenggelam.
Mendapat informasi ada remaja yang tenggelam, sejumlah warga kemudian berusaha melakukan pencarian.
Karena irigasi yang deras dan dalam, warga melakukan pencarian menggunakan jala ikan. Jasad korban kemudian berhasil di temukan dan di evakuasi warga ke daratan.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono SIK MH melalui Kapolsek Martapura Kompol Hariyanto SH menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
BACA JUGA:Ribuan Mata Tertuju di Palembang! Skuteris Riding Bareng Kaka Slank dari Kambang Iwak ke Jakabaring
BACA JUGA:Menantu Bunuh Mertua, Mayatnya Dimasukkan Karung Dibuang ke Sungai, Sakit Hati Pembagian Hasil Panen Kopi
“Korban sebelumnya bermain bola di Lapangan Bendungan Perjaya bersama teman-temannya. Setelah itu korban langsung berenang di lokasi tanggul irigasi Dusun V Desa Perjaya,” jela Kapolsek, Senin 25 Mei 2026 seperti dikutip dari sumateraekspres.bacakoran.id.
Berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, saat sedang berenang korban diduga terseret pusaran arus air di tanggul irigasi hingga akhirnya tidak muncul lagi ke permukaan.
Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban langsung meminta pertolongan warga sekitar. Proses pencarian pun dilakukan secara bersama-sama.
Warga bersama pengelola pintu irigasi Bendungan Perjaya kemudian melakukan upaya pengeringan arus air guna mempermudah pencarian korban.
BACA JUGA: Waduh, Ini Kesaksian Mata Penyerangan Rombongan Bobotoh Persib, Bawa Senjata Tajam di Tengah Euforia
BACA JUGA:Sempat 'Disingkirkan' Dua Periode, Pejabat Kota Prabumulih Ini Kembali Moncer
“Sekitar pukul 18.10 WIB korban berhasil ditemukan warga tidak jauh dari lokasi awal korban berenang,” jelasnya.
Setelah dievakuasi, kondisi korban langsung diperiksa oleh mantri kesehatan Desa Perjaya, Brori, yang datang ke lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
"Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir. Lalu jenazah dimakamkan dimakamkan di TPU Desa Kromongan pada Senin pagi,"katanya.