bacakoran.co

Bupati Tulungagung Terjaring OTT, KPK Bongkar Kronologi dan Barang Bukti Dugaan Pemerasan

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan. Simak kronologi lengkap dan barang bukti yang diamankan./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

TULUNGAGUNG, BACAKORAN.COBupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan. Simak kronologi lengkap dan barang bukti yang diamankan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyita perhatian publik. 

Kali ini, giliran Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah Bupati Gatut Sunu Wibowo bersama sejumlah pejabat daerah diamankan tim penyidik KPK pada Jumat (10/4/2026) malam.

16 Orang Terjaring OTT

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa total ada 16 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. 

Dari jumlah itu, salah satunya adalah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. 

BACA JUGA:OTT KPK di Jawa Timur! Bupati Tulungagung Ikut Diamankan Bersama 15 Orang Lain

BACA JUGA:Lagi, OTT di Kabupaten Muara Enim, Polisi Tangkap Oknum Wartawan

“Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Tim mengamankan sejumlah 16 orang,” ujar Budi.

Meski begitu, KPK belum merinci secara detail siapa saja yang ikut diamankan selain sang bupati. 

Budi menegaskan tim masih bergerak di lapangan dan perkembangan akan terus diperbarui.

Dugaan Kasus Pemerasan

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan bahwa OTT kali ini berkaitan dengan dugaan pemerasan. 

Informasi ini memperkuat dugaan adanya praktik korupsi yang melibatkan pejabat daerah.

Selain mengamankan para pihak, KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai. 

Namun, jumlah nominal yang disita belum diungkapkan secara rinci. 

Bupati Tulungagung Terjaring OTT, KPK Bongkar Kronologi dan Barang Bukti Dugaan Pemerasan

Rida Satriani

Rida Satriani


tulungagung, bacakoran.co – gatut sunu wibowo terjaring terkait dugaan pemerasan. simak kronologi lengkap dan barang bukti yang diamankan.

komisi pemberantasan korupsi (kpk) kembali melakukan operasi tangkap tangan (ott) yang menyita perhatian publik. 

kali ini, giliran kabupaten tulungagung, jawa timur, menjadi sorotan setelah bupati gatut sunu wibowo bersama sejumlah pejabat daerah diamankan tim penyidik kpk pada jumat (10/4/2026) malam.

16 orang terjaring ott

juru bicara kpk, budi prasetyo, mengonfirmasi bahwa total ada 16 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. 

dari jumlah itu, salah satunya adalah bupati tulungagung, gatut sunu wibowo. 

“benar, malam ini kpk melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah jawa timur. tim mengamankan sejumlah 16 orang,” ujar budi.

meski begitu, kpk belum merinci secara detail siapa saja yang ikut diamankan selain sang bupati. 

budi menegaskan tim masih bergerak di lapangan dan perkembangan akan terus diperbarui.

dugaan kasus pemerasan

deputi penindakan dan eksekusi kpk, asep guntur rahayu, menyebutkan bahwa ott kali ini berkaitan dengan dugaan pemerasan. 

informasi ini memperkuat dugaan adanya praktik korupsi yang melibatkan pejabat daerah.

selain mengamankan para pihak, kpk juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai. 

namun, jumlah nominal yang disita belum diungkapkan secara rinci. 

“dalam kegiatan ini tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai,” jelas budi.

13 orang dibawa ke jakarta

dari total 16 orang yang diamankan, 13 di antaranya langsung dibawa ke gedung merah putih kpk di jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

mereka terdiri dari bupati tulungagung, 12 orang dari lingkungan pemerintah kabupaten, serta satu pihak swasta.

proses pemindahan dilakukan dalam tiga kloter. 

kloter pertama membawa bupati gatut sunu wibowo, kloter kedua berisi 12 pejabat daerah, dan kloter ketiga satu orang swasta. 

“selanjutnya para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di gedung kpk merah putih,” kata budi.

kpk punya waktu 1x24 jam

sesuai prosedur, kpk memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan. 

pemeriksaan intensif akan dilakukan guna memastikan apakah mereka akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

wakil ketua kpk, fitroh rohcahyanto, turut membenarkan bahwa ott ini memang menyasar bupati tulungagung. 

“benar (ott di tulungagung). ya, bupati diamankan,” ujarnya singkat.

Tag
Share