Aneh! Meski Ngga Saling Kenal, Motif 4 Anggota TNI Siram Air Keras Andrie Yunus Karena Dendam Pribadi
Adrie Yunus korban penyiraman air keras olej oknum anggota TNI--
BACAKORAN.CO - Ada hal aneh dan ngga masuk akal terungkap saat sidang 4 anggota TNI penyiram air keras terhadap Adrie Yunus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Menurut Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Kolonel Chk Andri Wijaya, mengungkap motif di balik aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus karena dendam pribadi.
"Untuk motif, sampai dengan saat ini yang kami dalami melalui berita acara pemeriksaan, bahwa motif yang dilakukan oleh para terdakwa ini masih dendam pribadi terhadap Saudara A (korban) ini," ucap Andri di Pengadilan Militer II-08, Kamis (16/4/2026).
Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi sorotan publik karena melibatkan oknum dari institusi militer.
Polda Metro Jaya, setelah menerima laporan resmi, segera melakukan penyelidikan mendalam.
Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI pada Selasa, 31 Maret 2026, bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah fakta penting.
Fakta-fakta tersebut kemudian menjadi dasar keputusan untuk melimpahkan penanganan perkara ke Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.
Menurut Iman, langkah ini diambil karena hasil penyelidikan menunjukkan keterlibatan oknum TNI, sehingga penanganan lebih tepat dilakukan oleh aparat militer.
Sebelumnya, empat oknum TNI yang diduga sebagai pelaku penyiraman berhasil diamankan.
Mereka diketahui berasal dari Denma BAIS TNI, bukan dari satuan lain.
Hal ini ditegaskan oleh Danpuspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, dalam konferensi pers di Mabes TNI pada Rabu, 18 Maret 2026.
BACA JUGA:Heboh Wabup Lebak Amir Geram Disebut Mantap Napi oleh Bupati Hasbi, Kini Ungkap Kinerja Sang Bupati
Yusri merinci identitas keempat oknum tersebut, yakni Kapten NDB, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.
Keempatnya berasal dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).