bacakoran.co

Rumah 'Dekat Laut' Tapi Warganya Sulit Dapat Air Bersih, Warga Pasang Spanduk Sindiran

Spanduk Sindiran Pelayanan Air Bersih di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. (foto: ist)--

BACAKORAN.CO -- Diduga sudah sangat kesal dengan pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Betuah, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan warga Desa Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin melakukan protes dengan  cara memasang spanduk.

“Selamat Datang di Kawasan Sulit Air Bersih. Kenten Laut, Kab. Banyuasin   Sumatera Selatan,"demikian kata-kata yang tertulis di spanduk yang dipasang warga di beberapa titik.

"Itu bentuk kekecewaan kami terhadap pelayanan air bersih PDAM Tirta Betuah terutama di Kenten Laut,"jelas Ibrahim, salah satu warga pada Selasa 28 April 2026.

Diketahui, wilayah Desa Kenten Laut sendiri berada tak jauh dari aliran Sungai Musi yang biasa di sebut warga setempat 'Laut'. 

BACA JUGA:Warga Krisis Air Bersih! 19 Desa di Tapteng Masih Terisolasi Pasca Banjir Bandang

BACA JUGA:Harga Beras Melonjak dan Air Bersih Langka, Warga Aceh Tengah Terancam Kelaparan usai Banjir Bandang

Hanya saja desa tersebut terkesan terabaikan dari pelayanan air bersih PDAM Tirta Bertuah. Mirisnya lagi, daerah ini berbatasan langsung dengan wilayah Kota Palembang yang pelayanan air bersihnya lebih baik

Dikatakan Ibrahim, pelayanan air bersih yang kurang memadai ini sudah berulang ulang dikeluhkan warga."Paling parah pernah 20 hari baru mengalir,"katanya.

Bahkan air yang mengalir ke rumah wargapun sering berwarna keruh, coklat dan berbau. Kondisi itu kata Ibrahim menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas seperti untuk memasak, mandi, cuci dan lainnya. 

Ibrahim mengaku karena sering terkendala air bersih, ia sampai mengungsi ke rumah saudaranya di wilayah Palembang. "Rumah di Kenten Laut kosong, pindah ke tempat keluarga di Talang Betutu,"bebernya.

BACA JUGA:Derby Jatim, Persebaya Harus Fokus Hadapi Arema!

BACA JUGA:Big Match! Cari Penguasa Jatim, Arema FC Ingin Ajak Persebaya Main Cepat

Ia berharap kepada pemerintah agar dapat menyelesaikan persoalan ini, karena air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin, Hendra Gunawan yang dikonfirmasi mengakui jika di Desa Kenten Laut ada permasalahan pelayanan air bersih.

"Ada kebocoran pipa induk transmisi antara Merah Mata ke Kenten Laut, akibatnya tekanan air tidak bisa maksimal"katanya.

Saat ini kata Hendra pihaknya sedang melakukan investigassi lapangan untuk mencari penyebabnya."Kalau sudha ditemukan titik kebocoran mudah-mudahan ada solusi yang tepat dan cepat,"katanya.

Rumah 'Dekat Laut' Tapi Warganya Sulit Dapat Air Bersih, Warga Pasang Spanduk Sindiran

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- diduga sudah sangat kesal dengan pelayanan air bersih dari pdam tirta betuah, kabupaten banyuasin, sumatera selatan warga desa kenten laut kecamatan talang kelapa, kabupaten banyuasin melakukan protes dengan  cara memasang spanduk.

“selamat datang di kawasan sulit air bersih. kenten laut, kab. banyuasin   sumatera selatan,"demikian kata-kata yang tertulis di spanduk yang dipasang warga di beberapa titik.

"itu bentuk kekecewaan kami terhadap pelayanan air bersih pdam tirta betuah terutama di kenten laut,"jelas ibrahim, salah satu warga pada selasa 28 april 2026.

diketahui, wilayah desa kenten laut sendiri berada tak jauh dari aliran sungai musi yang biasa di sebut warga setempat 'laut'. 



hanya saja desa tersebut terkesan terabaikan dari pelayanan air bersih pdam tirta bertuah. mirisnya lagi, daerah ini berbatasan langsung dengan wilayah kota palembang yang pelayanan air bersihnya lebih baik

dikatakan ibrahim, pelayanan air bersih yang kurang memadai ini sudah berulang ulang dikeluhkan warga."paling parah pernah 20 hari baru mengalir,"katanya.

bahkan air yang mengalir ke rumah wargapun sering berwarna keruh, coklat dan berbau. kondisi itu kata ibrahim menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas seperti untuk memasak, mandi, cuci dan lainnya. 

ibrahim mengaku karena sering terkendala air bersih, ia sampai mengungsi ke rumah saudaranya di wilayah palembang. "rumah di kenten laut kosong, pindah ke tempat keluarga di talang betutu,"bebernya.



ia berharap kepada pemerintah agar dapat menyelesaikan persoalan ini, karena air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

sementara itu, direktur pdam tirta betuah banyuasin, hendra gunawan yang dikonfirmasi mengakui jika di desa kenten laut ada permasalahan pelayanan air bersih.

"ada kebocoran pipa induk transmisi antara merah mata ke kenten laut, akibatnya tekanan air tidak bisa maksimal"katanya.

saat ini kata hendra pihaknya sedang melakukan investigassi lapangan untuk mencari penyebabnya."kalau sudha ditemukan titik kebocoran mudah-mudahan ada solusi yang tepat dan cepat,"katanya.

Tag
Share