bacakoran.co

Ribuan Jamaah Haji Alami Masalah Kesehatan, Kemenhaj Himbau Begini

Masjid Nabawi menjadi tempat yang diimpikan jamaah haji untuk dikunjungi -Kemenhaj-

Ia menambahkan, pemerintah dapat memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin operasional apabila ditemukan pelanggaran serius oleh KBIHU.

Kemenhaj juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai praktik haji ilegal maupun tawaran keberangkatan non-resmi.

“Saat ini Satgas Pencegahan Haji Ilegal terus melakukan pengawasan bersama lintas instansi untuk mencegah penyalahgunaan visa dan praktik penipuan yang merugikan masyarakat,” kata Maria.

BACA JUGA: 391 Jamaah Haji Kloter Pertama Segera Terbang ke Tanah Suci, Menhaj : Semua Wajib Pakai Visa Resmi

Seiring dimulainya pergerakan jemaah ke Makkah, Kemenhaj mengimbau jamaah untuk tidak membawa barang berlebihan karena dapat menghambat mobilitas dan distribusi bagasi.

Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar mewaspadai suhu panas di Makkah dan Madinah yang berkisar antara 35 hingga 39 derajat Celsius.

Jamaah diimbau menggunakan alat pelindung diri (APD) sederhana seperti payung, topi, masker, alas kaki yang nyaman, serta memperbanyak konsumsi air putih.

“Cuaca di Tanah Suci cukup panas. Jemaah diharapkan tidak memaksakan aktivitas di siang hari dan selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit selama menjalankan ibadah,” ujar Maria.

Pemerintah memastikan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, dan perlindungan jamaah terus berjalan optimal dengan perhatian khusus bagi jamaah lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

Ribuan Jamaah Haji Alami Masalah Kesehatan, Kemenhaj Himbau Begini

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - ribuan jamaah haji indonesia alami masalah kesehatan. menurut rilis kemenhaj, tercatat sebanyak 4.246 jamaah menjalani rawat jalan. 

kemudian sebanyak 70 jamaah dirujuk ke klinik kesehatan haji indonesia (kkhi). lalu sebanyak 101 jamaah dirujuk ke rumah sakit arab saudi (rsas) dan 42 orang masih menjalani perawatan di rsas.

sementara jumlah jamaah wafat hingga 30 april 2026 tercatat sebanyak 5 orang.

juru bicara kemenhaj, maria assegaff mengatakan bahwa seluruh layanan operasional haji hingga kini berjalan baik dengan pengawasan penuh dari petugas di lapangan.

“alhamdulillah, proses pemberangkatan dan pergerakan jamaah berjalan lancar. petugas terus bersiaga di seluruh titik layanan untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujar maria.

di makkah, sebanyak 1.551 jamaah dari empat kloter telah tiba untuk menjalani umrah wajib dan persiapan menuju puncak ibadah haji di arafah, muzdalifah, dan mina.

sebanyak 159 kelompok terbang (kloter) dengan total 62.193 jamaah dan 689 petugas kloter telah diberangkatkan ke tanah suci.

sementara itu, jamaah yang sudah tiba di madinah mencapai 57.955 orang yang tergabung dalam 149 kloter per kamis (30/4). adapun jamaah yang mulai bergerak dari madinah menuju makkah tercatat sebanyak 4.871 orang dari 12 kloter.


juru bicara kemenhaj, maria assegaff mengatakan bahwa seluruh layanan operasional haji hingga kini berjalan baik dengan pengawasan penuh dari petugas di lapangan.-kemenhaj-

kata maria, kemenhaj juga kembali mengingatkan seluruh pihak, termasuk kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (kbihu), agar mematuhi aturan penyelenggaraan ibadah haji.

maria menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi aktivitas non-prosedural yang dapat membahayakan keselamatan jamaah.

“keselamatan dan perlindungan jemaah adalah prioritas utama. tidak ada kompromi terhadap pelanggaran aturan dalam penyelenggaraan ibadah haji,” tegasnya.

ia menambahkan, pemerintah dapat memberikan sanksi tegas hingga pencabutan izin operasional apabila ditemukan pelanggaran serius oleh kbihu.

kemenhaj juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai praktik haji ilegal maupun tawaran keberangkatan non-resmi.

“saat ini satgas pencegahan haji ilegal terus melakukan pengawasan bersama lintas instansi untuk mencegah penyalahgunaan visa dan praktik penipuan yang merugikan masyarakat,” kata maria.

seiring dimulainya pergerakan jemaah ke makkah, kemenhaj mengimbau jamaah untuk tidak membawa barang berlebihan karena dapat menghambat mobilitas dan distribusi bagasi.

kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar mewaspadai suhu panas di makkah dan madinah yang berkisar antara 35 hingga 39 derajat celsius.

jamaah diimbau menggunakan alat pelindung diri (apd) sederhana seperti payung, topi, masker, alas kaki yang nyaman, serta memperbanyak konsumsi air putih.

“cuaca di tanah suci cukup panas. jemaah diharapkan tidak memaksakan aktivitas di siang hari dan selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit selama menjalankan ibadah,” ujar maria.

pemerintah memastikan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, dan perlindungan jamaah terus berjalan optimal dengan perhatian khusus bagi jamaah lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

Tag
Share