bacakoran.co

Neuer Bongkar Penyebab Kegagalan Munchen ke Final Liga Champions

Neuer sesalkan gol telat Munchen saat hadapi PSG di putaran kedua-UEFA-

BACAKORAN.CO - Bayern Munchen gagal melaju ke final Liga Champions. Mereka tersingkir usai kalah agregat 5-6 dari Paris Saint-Germain (PSG). 

Muncehn kalah dengan agregat 5-6 usai di leg kedua semifinal Liga Champions skor berakhir imbang 1-1 di Allianz Arena. Ini sebuah kerugian bagi Munchen yang memainkan duel leg kedua di kandang. 

Munchen bahkan tertinggal terlebih dulu saat Ousmane Dembele mencetak gol cepat di menit ke-3. Sementara Munchen baru mencetak gol di menit akhir jelang bubaran tepatnya menit ke-90+4 melalui Harry Kane. 

Hasil imbang ini membuat langkah Munchen terhenti di semifinal. Sebab, di leg pertama pekan lalu, kedudukan berakhir 5-4 untuk kemenangan PSG.

BACA JUGA: PSG Dalam Bahaya! Munchen Siap Habis-habisan di Kandang, Mau Jadi Juara

Menurut Kiper Munchen Manuel Neuer, kegagalan melaju ke final karena permainan di lini depan kurang tajam. Kurang memiliki insting membunuh pada leg kedua ini.

 "Saya rasa kami tidak memiliki insting membunuh dalam serangan hari ini. Kami tidak memiliki peluang yang jelas hari ini, tetapi kami tetap menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol," ungkap Neuer kepada DAZN sebagaimana dilansir situs resmi UEFA.

"Ini sulit. Selalu sulit ketika Anda tersingkir dalam pertandingan seperti ini. Saya pikir dalam dua leg, di level ini, semuanya benar-benar bergantung pada detail kecil, beberapa keputusan, beberapa momen," ungkap Konrad Laimer, bek sayap Bayern, berbicara kepada DAZN, sebagaimana dilansir situs resmi UEFA. 


Gol tunggal Harry Kane tak mampu selamatkan Munchen dari kegagalan ke final Liga Champions-UEFA-

"Entah bagaimana saya selalu merasa bahwa kami bisa membalikkan keadaan. Pada akhirnya, kami tidak menang hari ini, dan tentu saja itu menyakitkan dalam pertandingan seperti ini," lanjutnya.

Konrad kecewa dengan gol yang baru lahir di menit-menit akhir pertandingan. Jika gol tercipta di awal game, ceritanya mungkin akan berbeda.

"Pada akhirnya, gol itu datang agak terlambat. Saya pikir jika gol itu datang sedikit lebih awal, maka seluruh stadion akan kembali hidup, seperti yang terjadi sepanjang pertandingan, dan mungkin kita masih bisa terus maju dan memenangkan pertandingan," tgeas Konrad.

BACA JUGA:PSG vs Munchen Pecahkan Rekor! 9 Gol Tercipta di Leg Pertama Semifinal Liga Champions

Dalam laga ini Munchen total melakukan 18 kali gangguan ke gawang PSG dari total 64 ancaman. Sementara PSG mencatatkan 15 peluang dari 32 kali serangan.

Neuer Bongkar Penyebab Kegagalan Munchen ke Final Liga Champions

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - bayern munchen gagal melaju ke final liga champions. mereka tersingkir usai kalah agregat 5-6 dari paris saint-germain (psg). 

muncehn kalah dengan agregat 5-6 usai di leg kedua semifinal liga champions skor berakhir imbang 1-1 di allianz arena. ini sebuah kerugian bagi munchen yang memainkan duel leg kedua di kandang. 

munchen bahkan tertinggal terlebih dulu saat ousmane dembele mencetak gol cepat di menit ke-3. sementara munchen baru mencetak gol di menit akhir jelang bubaran tepatnya menit ke-90+4 melalui harry kane. 

hasil imbang ini membuat langkah munchen terhenti di semifinal. sebab, di leg pertama pekan lalu, kedudukan berakhir 5-4 untuk kemenangan psg.

menurut kiper munchen manuel neuer, kegagalan melaju ke final karena permainan di lini depan kurang tajam. kurang memiliki insting membunuh pada leg kedua ini.

 "saya rasa kami tidak memiliki insting membunuh dalam serangan hari ini. kami tidak memiliki peluang yang jelas hari ini, tetapi kami tetap menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol," ungkap neuer kepada dazn sebagaimana dilansir situs resmi uefa.

"ini sulit. selalu sulit ketika anda tersingkir dalam pertandingan seperti ini. saya pikir dalam dua leg, di level ini, semuanya benar-benar bergantung pada detail kecil, beberapa keputusan, beberapa momen," ungkap konrad laimer, bek sayap bayern, berbicara kepada dazn, sebagaimana dilansir situs resmi uefa. 


gol tunggal harry kane tak mampu selamatkan munchen dari kegagalan ke final liga champions-uefa-

"entah bagaimana saya selalu merasa bahwa kami bisa membalikkan keadaan. pada akhirnya, kami tidak menang hari ini, dan tentu saja itu menyakitkan dalam pertandingan seperti ini," lanjutnya.

konrad kecewa dengan gol yang baru lahir di menit-menit akhir pertandingan. jika gol tercipta di awal game, ceritanya mungkin akan berbeda.

"pada akhirnya, gol itu datang agak terlambat. saya pikir jika gol itu datang sedikit lebih awal, maka seluruh stadion akan kembali hidup, seperti yang terjadi sepanjang pertandingan, dan mungkin kita masih bisa terus maju dan memenangkan pertandingan," tgeas konrad.

dalam laga ini munchen total melakukan 18 kali gangguan ke gawang psg dari total 64 ancaman. sementara psg mencatatkan 15 peluang dari 32 kali serangan.

"saya tidak bisa terus-menerus merasa kecewa. tentu saja, pada akhirnya kami kalah dalam dua pertandingan yang sangat ketat melawan lawan yang sangat bagus. selamat kepada paris," terang vincent kompany, pelatih kepala bayern, berbicara kepada dazn, sebagaimana dilansir situs resmi uefa.

"liga champions musim ini telah berakhir bagi kami, tetapi akan ada kesempatan lain dan itu menjadi motivasi bagi saya," lanjutnya.

namun demikian, kompany tetap memberikan apresiasi kepaad anak asuhnya. mereka telah berjuang sekuat tenaga.

"saya pikir babak pertama kami sebenarnya bagus. satu-satunya hal yang masih ingin saya katakan adalah paris bertahan dengan sangat baik dalam menghadapi umpan silang. mereka selalu bertahan dengan sangat baik dalam menghadapi bola-bola kedua," jelas kompany. 

"mereka sangat aktif, dan meskipun kami berada dalam situasi berbahaya, mereka tetap memastikan bahwa kami mungkin tidak bisa melepaskan tembakan terakhir," jelasnya.

Tag
Share