bacakoran.co

Sedikit Makan Tapi Berat Badan Naik? Ternyata Ini Biang Keroknya yang Sering Tak Disadari

Penyebab orang gemuk meski makan sedikit --

BACAKORAN.CO - Sedikit makan tapi berat badan naik menjadi keluhan yang cukup sering terdengar.

Banyak orang merasa porsi makan sudah dikurangi, camilan dibatasi, tetapi angka timbangan justru terus merangkak naik. 

Kondisi ini kerap memicu rasa frustrasi, terutama bagi yang sedang berjuang menjaga bentuk tubuh.

Fenomena tersebut ternyata bukan sekadar sugesti. 

Dalam dunia medis, ada beberapa faktor yang membuat tubuh tetap menyimpan lemak meski asupan makan terasa sedikit. 

Salah satu penyebab utamanya adalah perlambatan metabolisme tubuh.

BACA JUGA:Labu Siam Rebus Ternyata Bukan Sayur Biasa, Khasiatnya Bikin Tubuh Lebih Fit

BMR Melambat, Tubuh Jadi Hemat Kalori

Dokter spesialis gizi klinik, dr Iflan Nauval, M.ScIH, SpGK, Subsp.KM, SpKKLP, AIFO-K menjelaskan bahwa kondisi ini erat kaitannya dengan Basal Metabolic Rate (BMR).

BMR adalah jumlah kalori minimum yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi dasar saat sedang beristirahat total.

Saat BMR melambat, tubuh membakar kalori lebih sedikit dibanding biasanya. 

Akibatnya, makanan dalam jumlah kecil pun bisa lebih mudah disimpan menjadi cadangan energi berupa lemak.

Menurutnya, orang yang merasa sedikit makan tetapi gampang gemuk kemungkinan mengalami penurunan kecepatan metabolisme dasar.

BACA JUGA:Daun Sirih Cina, Tanaman Liar yang Diam-Diam Punya Segudang Khasiat untuk Tubuh

Sedikit Makan Tapi Berat Badan Naik? Ternyata Ini Biang Keroknya yang Sering Tak Disadari

Wira

Daren


bacakoran.co - sedikit makan tapi berat badan naik menjadi keluhan yang cukup sering terdengar.

banyak orang merasa porsi makan sudah dikurangi, camilan dibatasi, tetapi angka timbangan justru terus merangkak naik. 

kondisi ini kerap memicu rasa frustrasi, terutama bagi yang sedang berjuang menjaga bentuk tubuh.

fenomena tersebut ternyata bukan sekadar sugesti. 

dalam dunia medis, ada beberapa faktor yang membuat tubuh tetap menyimpan lemak meski asupan makan terasa sedikit. 

salah satu penyebab utamanya adalah perlambatan metabolisme tubuh.

bmr melambat, tubuh jadi hemat kalori

dokter spesialis gizi klinik, dr iflan nauval, m.scih, spgk, subsp.km, spkklp, aifo-k menjelaskan bahwa kondisi ini erat kaitannya dengan basal metabolic rate (bmr).

bmr adalah jumlah kalori minimum yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi dasar saat sedang beristirahat total.

saat bmr melambat, tubuh membakar kalori lebih sedikit dibanding biasanya. 

akibatnya, makanan dalam jumlah kecil pun bisa lebih mudah disimpan menjadi cadangan energi berupa lemak.

menurutnya, orang yang merasa sedikit makan tetapi gampang gemuk kemungkinan mengalami penurunan kecepatan metabolisme dasar.

otot malas membakar kalori

selain bmr, massa otot juga memegang peranan penting dalam proses pembakaran energi.

otot dikenal sebagai jaringan tubuh yang aktif menggunakan kalori, bahkan saat tubuh sedang tidak bergerak banyak.

ketika massa otot menurun akibat kurang olahraga, usia bertambah, atau pola hidup pasif, tubuh menjadi lebih lambat membakar energi. 

inilah alasan mengapa seseorang bisa merasa makan sedikit, tetapi berat badan tetap naik.

semakin sedikit otot, semakin rendah kebutuhan kalori harian tubuh.

cara mengatasi sedikit makan tapi berat badan naik

masalah ini bukan berarti tidak bisa diperbaiki. 

ada beberapa langkah yang dapat membantu menaikkan metabolisme dan menjaga berat badan tetap stabil.

1.tingkatkan massa otot

latihan beban, resistance training, atau olahraga kekuatan dapat membantu membangun otot.

semakin banyak massa otot, semakin besar pembakaran kalori harian.

2.jangan terlalu sedikit makan

diet terlalu ketat justru bisa membuat tubuh masuk mode hemat energi. 

saat itu terjadi, metabolisme melambat dan tubuh cenderung menyimpan lemak.

3.tidur yang cukup

kurang tidur dapat mengganggu hormon lapar dan kenyang.

dampaknya, metabolisme ikut terganggu.

4.konsumsi protein cukup

protein membantu menjaga massa otot sekaligus memberi efek kenyang lebih lama.

5.rutin bergerak

selain olahraga, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, naik tangga, dan berdiri lebih sering juga membantu pembakaran kalori.

ada juga orang makan banyak tapi tetap kurus

di sisi lain, ada orang yang makan banyak tetapi berat badan tetap stabil. 

kondisi ini sering berkaitan dengan faktor genetik dan metabolisme alami yang lebih tinggi.

artinya, setiap tubuh memiliki sistem kerja berbeda. 

karena itu, membandingkan diri dengan orang lain justru sering menyesatkan.

fokus pada tubuh sendiri

keluhan sedikit makan tapi berat badan naik sebaiknya tidak dianggap sepele. 

bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal bahwa metabolisme menurun, massa otot berkurang, atau pola hidup perlu diperbaiki.

daripada sekadar memangkas porsi makan, langkah terbaik adalah membangun metabolisme sehat lewat olahraga, tidur cukup, serta pola makan seimbang. 

timbangan memang penting, tetapi kesehatan tubuh jauh lebih utama.

Tag
Share