Menantu Bunuh Mertua, Mayatnya Dimasukkan Karung Dibuang ke Sungai, Sakit Hati Pembagian Hasil Panen Kopi
Aminah semasa hidup dan Angga menantu pelaku pembunuhan Aminah. (foto : olah digital)--
"Aku perohan (bagi hasil mengolah kebun) sama dia, katanya (hasil panen, red) bagi duo. Tapi sudah panen, bagi empat,"jelas Angga seraya mengakui jika kebun kopi itu adalah milik mertuanya dan dia hanya membantu merawat hingga panen.
BACA JUGA:Como Cetak Sejarah Baru, Klub Milik Taipan DJarum Grup Ini Tembus Liga Champions Musim Depan
BACA JUGA:Dua Malam Berturut-turut di Prabumulih 'Penjahat Kelamin' Curi Pakaian Dalam Wanita
Diketahui, sebelum dilaporkan hilang, Aminah sempat berpamitan untuk pulang dari kebun kopinya di Talang Ngongop menuju rumahnya di Desa Padang Tepong pada Selasa (19/5/2026).
Namun hingga Sabtu (23/5/2026), keberadaannya belum diketahui meski pencarian telah dilakukan sejak Kamis (21/5/2026).
Kapolsek Ulu Musi, Iptu Arsan Fajri, mengatakan pihaknya bersama keluarga dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian di area perkebunan kopi milik Aminah.
Lokasi kebun tersebut berada di kawasan perkebunan yang cukup jauh dan harus ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan menggunakan sepeda motor dari Desa Tanjung Agung.
BACA JUGA:Toyota Hilux: Aura “Bos Lapangan” yang Bikin Double Cabin Ini Tetap Jadi Simbol Ketangguhan
Pencarian dilakukan dengan menyisir area perkebunan dan sekitar pondok kebun yang biasa ditempati menantu Aminah. “Dalam proses pencarian, pihak keluarga sebelumnya menemukan sejumlah barang milik Aminah berupa keranjang berisi buah lada, parang, dan botol air minum.
Barang-barang tersebut ditemukan sekitar 10 meter dari pondok kebun milik Aminah,” ungkapnya.