bacakoran.co

Tinggal Seorang Diri, Wanita Paruh Baya Tewas di Rumah Kos, Hidung dan Mulut Mengeluarkan Darah

Jasat Alawiyah saat dievakuasi aparat Polres Muara Enim. (foto : ozzy/enim ekspres)--

"Saya dengar dari teman-temannya, korban memang punya beberapa riwayat penyakit," imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP M. Andrian membenarkan adanya penemuan jasad seorang perempuan di dalam kamar indekos tersebut.

BACA JUGA:Oknum Mahasiswa di Prabumulih Tertangkap Edarkan Ganja, Sita 16 Paket Ganja Siap Edar

BACA JUGA:Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0, Ole Romeny Jadi Penentu Kemenangan

"Tim Inafis sudah mendatangi tempat kejadian perkara dan jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD HM Rabain Muara Enim," ujar Andrian.

Andrian mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. "Untuk penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan kami masih menunggu hasil visum," ucapnya.

Tinggal Seorang Diri, Wanita Paruh Baya Tewas di Rumah Kos, Hidung dan Mulut Mengeluarkan Darah

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- seorang yang diketahui bernama, senin sore 8 juni 2026, sekira pukul 17.00 wib di temukan di yang di tempatinya di  jalan karet, kelurahan air lintang, kecamatan muara enim, kabupaten muara enim, sumatera selatan.

saat di temukan, dari mulut dan hidung korban yang diketahui merupakan warga dusun ii desa karang endah, kecamatan gelumbang, kabupaten muara enim itu terlihat mengeluarkan darah.

belum diketahui pasti penyebab kematian korban yang tinggal seorang diri di rumah kos tersebut.  setelah kejadian, jasad korban langsung dibawa polisi ke rsud rabain muara enim untuk divisum.

keterangan yang di himpun, korban sehari-harinya bekerja sebagai penjaga warung kopi di muara enim. jasadanya pertamakali di temukan oleh susianto daud (67) alias mang sus,  pria yang biasa antar jemput korban ke tempat kerja.

sore itu sekira pukul 15.00 wib, seperti biasa  mang sus,  datang ke lokasi dengan tujuan menjemput korban untuk diantar ke tempat kerja.

setelah menunggu beberapa saat, korban tak kunjung keluar dari rumah nya merkipun sudah beberapakali di panggil.

lalu mang sus berinisiatif masuk rumah namun tampak sepi. mang sus kemudian memanggil manggil nama korban namun tetap tak ada jawaban. dia kemudian memberanikan diri mendorong pintu kamar korban.

"saya dorong pintunya, kondisi di dalam gelap. setelah lampu dinyalakan, ternyata korban dalam posisi terlentang kaku. ada darah keluar dari hidung dan mulut," jelas mang sus kepada petugas kepolisian yang melakukan olah tkp.

melihat kondisi tersebut, mang sus langsung meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu kepada ketua rt setempat dan menghubungi pihak kepolisian.

menurutnya, korban tinggal seorang diri di indekos tersebut dan sehari-hari bekerja di sebuah warung kopi.  "kata tetangga, dari pagi sampai sekitar jam satu siang,  korban masih kelihatan sehat dan beraktivitas seperti biasa," ujar mang sus.

"saya dengar dari teman-temannya, korban memang punya beberapa riwayat penyakit," imbuhnya.

sementara itu, kasat reskrim polres muara enim akp m. andrian membenarkan adanya penemuan jasad seorang perempuan di dalam kamar indekos tersebut.

"tim inafis sudah mendatangi tempat kejadian perkara dan jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat rsud hm rabain muara enim," ujar andrian.

andrian mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. "untuk penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan kami masih menunggu hasil visum," ucapnya.

Tag
Share