bacakoran.co

Rumah Panggung di Prabumulih Ludes Terbakar, Diduga Korsleting dari Lampu Teras

Apara kepolisian melakukan olah TKP terbakarnya sebuah rumah di Dusun III, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih. (foto: dian/sumeks)--

BACAKORAN.CO -- Sebuah rumah panggung milik Rendi Winata, 26, di Dusun III, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Senin siang 29 Juni 2026 sekitar pukul 12.30 WIB ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian rumah sedang kosong. Namun, kebakaran rumah panggung di Desa Pangkul Prabumulih itu mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp130 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui Siti Fatimah, (80), warga sekitar. Saat itu, ia melihat letusan yang diduga berasal dari bola lampu di bagian teras rumah korban.

Tak lama kemudian, percikan api langsung menyambar bangunan yang seluruhnya didominasi material kayu berukuran sekitar 5 x 12 meter.

BACA JUGA:Selidiki Kebakaran Ruang Auditorium Kampus Binus Kebon Jeruk, Polisi Turun Tangan Cari Penyebab Utamanya

BACA JUGA:Mencekam! Kebakaran Hebat Guncang Sabah, Kemlu Ri Ungkap Kondisi WNI Di Pusat Evakuasi

Api dengan cepat membesar karena hampir seluruh konstruksi rumah terbuat dari kayu. Melihat kobaran semakin meluas, warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Prabumulih kemudian diterjunkan. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 14.00 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Personel Polres Prabumulih bersama anggota piket Polsek Cambai langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis polisi, meminta keterangan para saksi, serta melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Kapolsek Cambai Iptu Heppy Juliansyah mengatakan, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan arus pendek listrik yang berasal dari instalasi di bagian teras rumah.

BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Eustaquio Bicara Kunci Sukses Kalahkan Afrika Selatan, Amankan Tiket 16 Besar

BACA JUGA:Utang Daerah dan PAD Jadi Pembicaraan, Pemprov Sumsel Sampaikan Jawaban Lengkap di Paripurna

"Kami sudah mendatangi TKP dan memasang garis polisi, mendata saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan awal terkait penyebab kebakaran," ujarnya.

Menurut Heppy, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Namun, kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut. "Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian," katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, termasuk kabel, stop kontak, dan peralatan elektronik. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik saat rumah ditinggal kosong.

"Pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, terutama ketika rumah ditinggalkan. Dengan begitu, risiko kebakaran dapat diminimalkan," tegasnya.

Rumah Panggung di Prabumulih Ludes Terbakar, Diduga Korsleting dari Lampu Teras

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- sebuah milik rendi winata, 26, di dusun iii, , kecamatan cambai, kota prabumulih, sumatera selatan, senin siang 29 juni 2026 sekitar pukul 12.30 wib .

tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian rumah sedang kosong. namun, kebakaran rumah panggung di desa pangkul prabumulih itu mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai rp130 juta.

kebakaran pertama kali diketahui siti fatimah, (80), warga sekitar. saat itu, ia melihat letusan yang diduga berasal dari bola lampu di bagian teras rumah korban.

tak lama kemudian, percikan api langsung menyambar bangunan yang seluruhnya didominasi material kayu berukuran sekitar 5 x 12 meter.

api dengan cepat membesar karena hampir seluruh konstruksi rumah terbuat dari kayu. melihat kobaran semakin meluas, warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

tiga unit mobil pemadam kebakaran milik pemerintah kota prabumulih kemudian diterjunkan. setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 14.00 wib sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

personel polres prabumulih bersama anggota piket polsek cambai langsung mendatangi tempat kejadian perkara (tkp). polisi memasang garis polisi, meminta keterangan para saksi, serta melakukan olah tkp untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

kapolsek cambai iptu heppy juliansyah mengatakan, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan arus pendek listrik yang berasal dari instalasi di bagian teras rumah.

"kami sudah mendatangi tkp dan memasang garis polisi, mendata saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan awal terkait penyebab kebakaran," ujarnya.

menurut heppy, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. namun, kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut. "meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian," katanya.

ia juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, termasuk kabel, stop kontak, dan peralatan elektronik. langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik saat rumah ditinggal kosong.

"pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, terutama ketika rumah ditinggalkan. dengan begitu, risiko kebakaran dapat diminimalkan," tegasnya.

Tag
Share