Fakta Mengejutkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih: Menteri Klaim Hampir Semua Ideal, Netizen Temukan yang Lain
Pernyataan Menteri Hanya Kurang dari 10 Kopdes dari 30 Ribu yang Salah Lokasi--Tangkap layar/liputan6 SCTV
BACAKORAN.CO – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa jumlah Kopdes (Koperasi Desa) yang dibangun jauh dari pemukiman penduduk hanya kurang dari 10 unit dari total 30 ribu yang telah dibangun pemerintah.
Pernyataan Menteri Koperasi Ferry Juliantono langsung memicu keraguan publik karena banyak warga melaporkan temuan lapangan yang berbeda.
Pernyataan tersebut disampaikan Ferry Juliantono dalam konferensi pers di Jakarta.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan kementerian akan melakukan evaluasi terhadap titik lokasi Kopdes Merah Putih yang dianggap tidak ideal.
Namun, klaim kurang dari 10 ini dianggap terlalu kecil dibandingkan skala proyek raksasa tersebut, sehingga memunculkan pertanyaan besar soal perencanaan dan akurasi data.
Menurut video yang beredar luas di platform X (Twitter) dari akun @boxxtoc pada Jumat, 3 Juli 2026 dengan lebih dari 29.255 tayangan, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa mayoritas Kopdes sudah ditempatkan dengan tepat.
“Jumlah kopdes yang jauh dari pemukiman itu kurang dari 10 dari 30 ribu kopdes yang dibangun,” ujarnya.
Banyak netizen meragukan klaim tersebut. Mereka berargumen bahwa dengan skala sebesar itu, mustahil hanya segelintir yang bermasalah.
Beberapa pengguna bahkan menyebut bahwa di daerah mereka saja sudah ditemukan lebih dari lima unit yang lokasinya kurang strategis, jauh dari pemukiman, sehingga berpotensi sepi pengunjung dan kurang berfungsi optimal.
Lokasi yang jauh dari pemukiman tidak hanya menyulitkan akses warga, tapi juga berisiko menurunkan nilai jual kembali aset negara jika proyek tidak berjalan efektif.
Keunggulan model bodi kompak atau desain yang efisien akan sia-sia jika letaknya tidak mendukung aktivitas.
Namun kritik publik menyoroti bahwa evaluasi seharusnya dilakukan sejak tahap perencanaan, bukan setelah puluhan ribu unit dibangun.