bacakoran.co

Geger! Sosok Ini Bocorkan Menteri Dapat Rp5 Miliar Agar Tak Korupsi, Netizen Langsung Murka

Bocoran dana pribadi Rp3-5 miliar untuk menteri dan wamen usai dilantik viral di media sosial. --Twitter

BACAKORAN.CO – Bocoran klaim pemberian dana pribadi senilai Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar kepada hampir seluruh menteri, wakil menteri, hingga kepala badan usai dilantik menjadi sorotan publik.

Tujuan pemberian dana pribadi senilai Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar disebutkan agar mereka fokus bekerja dan tidak tergoda korupsi.

Pernyataan pemberian dana pribadi senilai Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar berasal dari Kisman Larumakuluta dalam Podcast Roemah Pemoeda yang diunggah akun X @OmJ_J3Nggott pada Sabtu, 4 Juli 2026, dengan 63.496 tayangan hingga saat ini.

Klaim pemberian dana pribadi senilai Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar langsung memicu reaksi keras karena dianggap bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi.

BACA JUGA:Viral! Purbaya Kesal Saat Denny Sumargo Tanya Komplain APBN ke Prabowo, Jawab Ketus: Emang Anda Bos Saya? 

Unggahan tersebut menyebut praktik ini sebagai sesuatu yang “kurang ajar dan biadab”.

Menurut narasi dalam video, dana pribadi diberikan pasca pelantikan dengan harapan pejabat dapat bekerja tanpa godaan suap atau korupsi.

Namun, banyak pihak mempertanyakan sumber dana tersebut dan potensi dampaknya terhadap akuntabilitas publik. 

Klaim ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.

BACA JUGA:Heboh! Menhut Terima Amplop Tertutup dari Bupati Kuansing, Langsung Klaim Dikembalikan Tanpa Tahu Isinya

Banyak netizen mempertanyakan logika pencegahan korupsi dengan memberikan uang dalam jumlah besar.

Beberapa menyebut hal ini justru berpotensi membuka celah gratifikasi baru, sementara yang lain menyoroti beban pajak rakyat yang terus meningkat.

Pejabat eksekutif dengan anggaran negara yang besar biasanya diharapkan memiliki integritas tanpa perlu insentif pribadi tambahan yang belum jelas sumbernya.

Beberapa komentar netizen yang mencuat mempertanyakam kebeneran hal tersebut.

Geger! Sosok Ini Bocorkan Menteri Dapat Rp5 Miliar Agar Tak Korupsi, Netizen Langsung Murka

Gusti

Riza


bacakoran.co – bocoran pemberian dana pribadi senilai rp 3 miliar hingga rp 5 miliar kepada hampir seluruh menteri, wakil menteri, hingga kepala badan usai dilantik menjadi sorotan publik.

tujuan pemberian dana pribadi senilai rp 3 miliar hingga rp 5 miliar disebutkan agar mereka fokus bekerja dan tidak tergoda .

pernyataan pemberian dana pribadi senilai rp 3 miliar hingga rp 5 miliar berasal dari kisman larumakuluta dalam podcast roemah pemoeda yang diunggah akun x @omj_j3nggott pada sabtu, 4 juli 2026, dengan 63.496 tayangan hingga saat ini.

klaim pemberian dana pribadi senilai rp 3 miliar hingga rp 5 miliar langsung memicu reaksi keras karena dianggap bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi.

 

unggahan tersebut menyebut praktik ini sebagai sesuatu yang “kurang ajar dan biadab”.

menurut narasi dalam video, dana pribadi diberikan pasca pelantikan dengan harapan pejabat dapat bekerja tanpa godaan suap atau korupsi.

namun, banyak pihak mempertanyakan sumber dana tersebut dan potensi dampaknya terhadap akuntabilitas publik. 

klaim ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.

banyak netizen mempertanyakan logika pencegahan korupsi dengan memberikan uang dalam jumlah besar.

beberapa menyebut hal ini justru berpotensi membuka celah gratifikasi baru, sementara yang lain menyoroti beban pajak rakyat yang terus meningkat.

pejabat eksekutif dengan anggaran negara yang besar biasanya diharapkan memiliki integritas tanpa perlu insentif pribadi tambahan yang belum jelas sumbernya.

beberapa komentar netizen yang mencuat mempertanyakam kebeneran hal tersebut.

“dananya dari mana? kenapa harus kasi duit?," tulis @infebriyan128.

“cape2 dan susahnya cari duit hanya utk bayar pajak, ehh malah duitnya buat dibagi bagi para koruptor," tulis @daryanto121665.

“ide bego siapa ini mencegah kejahatan korupsi dengan menyuap rp 3-5 miliar biar tidak korupsi?," tulis @rizalmangatta.

“gila, rakyatnya kelaparan pejabatnya dpt duit milyaran," tulis @khinjarhitam.

hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pemerintah atau lembaga terkait seperti komisi pemberantasan korupsi (kpk) mengenai kebenaran klaim tersebut.

publik menanti klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut yang dapat mengganggu stabilitas kepercayaan masyarakat.

Tag
Share