bacakoran.co

Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Ada Program Sultan Muda

Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Ada Program Sultan Muda.gbr.OJK--

PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumsel berhasil lolos seleksi nasional dan mengikuti Virtual Assessment TPAKD Award 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Capaian ini melanjutkan prestasi Sumsel setelah sebelumnya meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera pada TPAKD Award 2025.

Tahun ini, Sumsel kembali membawa sejumlah inovasi untuk memperkuat akses keuangan masyarakat. Salah satu program unggulan yang diangkat adalah Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan.

Program tersebut menjadi flagship program TPAKD Sumsel dalam mendorong perluasan inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan generasi muda.

BACA JUGA:OJK Cabut Izin 10 BPR 2026, Nasabah Wajib Tahu Ini

Program 100.000 Sultan Muda Jadi Andalan Sumsel

Dalam Virtual Assessment TPAKD Award 2026, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru memaparkan berbagai strategi dan inovasi daerah di hadapan tim penilai.

Tim penilai terdiri dari unsur OJK, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, akademisi, serta Tony Blair Institute.

Program 100.000 Sultan Muda dikembangkan sebagai ekosistem kewirausahaan terintegrasi.

Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan literasi keuangan. Pelaku usaha muda juga didorong memperkuat kapasitas bisnis dan mendapatkan akses pembiayaan produktif.

Selain itu, digitalisasi usaha dan akses pasar turut menjadi bagian penting dalam program tersebut.

Target akhirnya adalah mendorong lebih banyak pelaku usaha muda Sumsel agar mampu berkembang dan menembus pasar ekspor.

BACA JUGA:OJK dan Pemprov Sumsel Perkuat Program 100.000 Sultan Muda

Ekosistem Kewirausahaan Terus Diperluas

Program 100.000 Sultan Muda melibatkan banyak pihak.

Kolaborasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Sumsel, OJK, Bank Indonesia, DJPb, BPS, Balai Karantina, industri jasa keuangan, kementerian/lembaga, akademisi, pelaku usaha, hingga TPAKD kabupaten dan kota.

Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Ada Program Sultan Muda

kemas rauf

djarwo


palembang, bacakoran.co – provinsi (sumsel) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. tim percepatan akses keuangan daerah (tpakd) sumsel berhasil lolos seleksi nasional dan mengikuti virtual assessment tpakd award 2026 yang digelar otoritas jasa keuangan (ojk).

capaian ini melanjutkan prestasi sumsel setelah sebelumnya meraih predikat tpakd terbaik tingkat provinsi wilayah sumatera pada tpakd award 2025.

tahun ini, sumsel kembali membawa sejumlah inovasi untuk memperkuat akses keuangan masyarakat. salah satu program unggulan yang diangkat adalah program 100.000 sultan muda sumatera selatan.

program tersebut menjadi flagship program tpakd sumsel dalam mendorong perluasan inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan generasi muda.

program 100.000 sultan muda jadi andalan sumsel

dalam virtual assessment tpakd award 2026, gubernur sumatera selatan h. herman deru memaparkan berbagai strategi dan inovasi daerah di hadapan tim penilai.

tim penilai terdiri dari unsur , kementerian koordinator bidang perekonomian, kementerian dalam negeri, kementerian keuangan, akademisi, serta tony blair institute.

program 100.000 sultan muda dikembangkan sebagai ekosistem kewirausahaan terintegrasi.

program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan literasi keuangan. pelaku usaha muda juga didorong memperkuat kapasitas bisnis dan mendapatkan akses pembiayaan produktif.

selain itu, digitalisasi usaha dan akses pasar turut menjadi bagian penting dalam program tersebut.

target akhirnya adalah mendorong lebih banyak pelaku usaha muda sumsel agar mampu berkembang dan menembus pasar ekspor.

ekosistem kewirausahaan terus diperluas

program 100.000 sultan muda melibatkan banyak pihak.

kolaborasi dilakukan bersama pemerintah provinsi sumsel, ojk, bank indonesia, djpb, bps, balai karantina, industri jasa keuangan, kementerian/lembaga, akademisi, pelaku usaha, hingga tpakd kabupaten dan kota.

gubernur sumsel menyampaikan, program tersebut kini telah berkembang menjadi ekosistem kewirausahaan yang lebih terintegrasi.

ekosistem itu mencakup penguatan kapasitas pelaku usaha, akses pembiayaan, digitalisasi, hingga pengembangan pasar ekspor.

salah satu pengembangannya adalah sultan muda xpora yang diarahkan untuk memperkuat akses komoditas unggulan sumsel menuju pasar global.

ekosistem ketertelusuran ekspor juga dikembangkan untuk menghubungkan produk daerah dengan pasar internasional.

10.951 anggota bergabung hingga juli 2026

hingga juli 2026, program 100.000 sultan muda telah mencatatkan 10.951 anggota.

program ini juga telah didukung 182 kegiatan yang menjangkau lebih dari 56.600 peserta.

sejumlah komoditas unggulan sumsel turut didorong melalui ekosistem tersebut. di antaranya kopi dan berbagai produk turunan kelapa.

pengembangan ekosistem tersebut diharapkan dapat memperluas pembiayaan produktif sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

program juga didukung oleh sultan muda sumsel center (smsc) sebagai pusat kolaborasi dan akselerasi ekonomi daerah.

selain itu, terdapat kartu anggota dan kredit sultan muda yang diarahkan sebagai instrumen untuk memperluas akses pembiayaan bagi generasi muda dan pelaku umkm.

ojk perkuat ekosistem umkm dan keuangan

kepala ojk provinsi sumatera selatan arifin susanto mengatakan, ojk terus menjalankan peran sebagai ecosystem enabler dalam pengembangan kewirausahaan.

salah satu upaya tersebut dilakukan melalui sultan muda sumsel center.

smsc dikembangkan untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. mulai dari pemerintah, industri jasa keuangan, akademisi, pelaku usaha, hingga pihak lainnya.

kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan.

di sisi lain, pelaku umkm juga diharapkan semakin mudah mendapatkan akses pembiayaan. dengan begitu, mereka dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memiliki daya saing lebih kuat.

dorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan

perluasan akses keuangan diharapkan memberikan dampak langsung terhadap pembangunan sumsel.

dampaknya tidak hanya diukur melalui peningkatan pembiayaan. pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, kemiskinan, gini ratio, dan indeks pembangunan manusia (ipm) juga menjadi indikator yang diharapkan mengalami perbaikan.

insight: keberhasilan program akses keuangan tidak cukup hanya diukur dari jumlah anggota atau penerima pembiayaan. dampak jangka panjang terhadap kemampuan pelaku usaha untuk naik kelas menjadi indikator yang jauh lebih penting.

jika ekosistem sultan muda mampu menghubungkan pembiayaan, pendampingan, digitalisasi, hingga pasar ekspor, program tersebut berpotensi menjadi model pengembangan umkm daerah yang lebih berkelanjutan.

sumsel juga masuk tiga besar financial literacy award 2026

selain mengikuti virtual assessment tpakd award 2026, pemerintah provinsi sumatera selatan juga mencatat capaian lainnya.

pada 28 juli 2026, sumsel mengikuti tahapan wawancara dan penjurian financial literacy award (fla) 2026.

dalam ajang tersebut, sumsel masuk sebagai tiga besar finalis nasional.

pemerintah provinsi sumsel mempresentasikan berbagai inovasi penguatan literasi keuangan. program 100.000 sultan muda menjadi salah satu bagian utama yang dipaparkan.

program tersebut dinilai menjadi wadah untuk mengintegrasikan upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

sumsel berpeluang pertahankan prestasi nasional

keikutsertaan sumsel dalam tpakd award 2026 menjadi momentum untuk melanjutkan capaian tahun sebelumnya.

setelah meraih predikat terbaik tingkat provinsi wilayah sumatera pada tpakd award 2025, sumsel kembali menunjukkan konsistensi dalam memperluas akses keuangan.

kini, tantangan berikutnya adalah memastikan inovasi yang dibangun dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

dengan mengandalkan kolaborasi lintas sektor dan penguatan program 100.000 sultan muda, sumsel berupaya memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong generasi muda dan umkm naik kelas.

jika strategi tersebut berjalan konsisten, akses keuangan tidak hanya menjadi instrumen transaksi. lebih jauh, sektor keuangan dapat menjadi penggerak kewirausahaan, pembukaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi sumatera selatan.

Tag
Share