bacakoran.co

Kisah Pilu Yurizal: Dari Curhat Threads hingga Meninggal Dunia, Publik Kecam Oknum Dokter dan Nakes

Curhat 8 Jam Belum Dapat Ruangan Pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan Meninggal Dunia--X @sosmedkeras

BACAKORAN.CO - Seorang pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia pada 31 Juli 2026 setelah sebelumnya mengeluhkan menunggu delapan jam tanpa mendapatkan kamar perawatan di rumah sakit.

Curhatannya di Threads pada 22 Juli 2026 justru dibanjiri komentar sinis dan menghina yang diduga berasal dari oknum tenaga kesehatan dan dokter.

Yurizal Tri Chaerawan, yang lahir pada 29 Juli 1997, memilih tidak menyebutkan nama rumah sakit dengan alasan statusnya sebagai peserta BPJS.

“8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs,” tulisnya di akun @yurizaltrich.

Unggahan singkat itu awalnya tampak biasa, namun menjadi sumber duka berlapis setelah kabar kematiannya tersebar.

BACA JUGA:Badai PHK Belum Usai, 178 Buruh PT Namnam Fashion Industries Kena PHK Massal, Pabrik Garmen Setop Produksi

Sepupunya, Hilda Aprianti Perdana akun @hilperd, mengonfirmasi kepergian Yurizal.

“Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 Juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat bgt. Maafin sepupu saya kalau curhat gini di Threads, sebelumnya dia sakit ga pernah cerita-cerita ke mana, bahkan ke keluarga, apa-apa nyimpen sendiri. Sudah ya jangan ada hate lagi di sini,” ujar Hilda.

Sahabat dekatnya, Firhan Arief akun @firhan_arief, memberikan kesaksian yang lebih rinci. Ia mendampingi almarhum sejak masuk IGD.

“Saya yang betul-betul mendampingi Alm dari awal masuk IGD, nunggu CT Scan sampai 48 jam, dapat ruangan setelah 2 hari di IGD, dan bahkan ketika Alm mau masuk HCU ruangan penuh, akhirnya Alm diberikan tindakan khusus di ruang ranap. Saya juga bersaksi, Alm menangis dan sedih lihat threads ini,” tulis Firhan.

BACA JUGA:Blak-blakan di Podcast Deddy Corbuzier, Ruben Onsu Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Sarwendah...

Ia menambahkan bahwa kondisi Yurizal menurun setelah membaca komentar-komentar tersebut, hingga akhirnya tidak lagi memegang alat komunikasi.

Sebagaimana dikutip dari akun X @sosmedkeras pada tanggal 4 Agustus 2026, unggahan asli Yurizal dan sejumlah tangkapan layar komentar menyebar luas.

Beberapa komentar yang menjadi sorotan antara lain saran agar Yurizal “potong aja kak nadinya nanti juga cepet dapet ruangan,” anjuran masuk ruang jenazah karena “selalu kosong,” hingga ucapan “Serangan jantung mas nek pingin cepet, IGD langsung Cathlab terus budal ICU.”

Kisah Pilu Yurizal: Dari Curhat Threads hingga Meninggal Dunia, Publik Kecam Oknum Dokter dan Nakes

Paiq

Tri


bacakoran.co - seorang pasien bpjs kesehatan bernama yurizal tri chaerawan dunia pada 31 juli 2026 setelah sebelumnya mengeluhkan menunggu delapan jam tanpa mendapatkan kamar perawatan di rumah sakit.

curhatannya di threads pada 22 juli 2026 justru dibanjiri komentar sinis dan menghina yang diduga berasal dari tenaga kesehatan dan dokter.

yurizal tri chaerawan, yang lahir pada 29 juli 1997, memilih tidak menyebutkan nama rumah sakit dengan alasan statusnya sebagai

“8 jam blm dpt ruangan. gamau spill rs nya, soalnya gue pake bpjs,” tulisnya di akun @yurizaltrich.

unggahan singkat itu awalnya tampak biasa, namun menjadi sumber duka berlapis setelah kabar kematiannya tersebar.

sepupunya, hilda aprianti perdana akun @hilperd, mengonfirmasi kepergian yurizal.

“yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 juli kemarin, karena terlambat ditanganin rs karena sudah gawat bgt. maafin sepupu saya kalau curhat gini di threads, sebelumnya dia sakit ga pernah cerita-cerita ke mana, bahkan ke keluarga, apa-apa nyimpen sendiri. sudah ya jangan ada hate lagi di sini,” ujar hilda.

sahabat dekatnya, firhan arief akun @firhan_arief, memberikan kesaksian yang lebih rinci. ia mendampingi almarhum sejak masuk igd.

“saya yang betul-betul mendampingi alm dari awal masuk igd, nunggu ct scan sampai 48 jam, dapat ruangan setelah 2 hari di igd, dan bahkan ketika alm mau masuk hcu ruangan penuh, akhirnya alm diberikan tindakan khusus di ruang ranap. saya juga bersaksi, alm menangis dan sedih lihat threads ini,” tulis firhan.

ia menambahkan bahwa kondisi yurizal menurun setelah membaca komentar-komentar tersebut, hingga akhirnya tidak lagi memegang alat komunikasi.

sebagaimana dikutip dari akun x @sosmedkeras pada tanggal 4 agustus 2026, unggahan asli yurizal dan sejumlah tangkapan layar komentar menyebar luas.

beberapa komentar yang menjadi sorotan antara lain saran agar yurizal “potong aja kak nadinya nanti juga cepet dapet ruangan,” anjuran masuk ruang jenazah karena “selalu kosong,” hingga ucapan “serangan jantung mas nek pingin cepet, igd langsung cathlab terus budal icu.”

beberapa akun yang diduga terkait tenaga kesehatan ikut disorot netizen, termasuk yang profilnya menunjukkan keterkaitan dengan rumah sakit atau latar belakang pendidikan kedokteran/keperawatan.

setelah kasus viral, sebagian pemilik akun menyampaikan permintaan maaf. salah satunya mengakui bahwa tulisannya telah melukai hati banyak pihak di tengah situasi sulit almarhum.

“sedih banget bacanya, kok jahat banget ya ketikan mereka sbg tenaga medis begitu. gimana kita sbg pasien bisa cepat sembuh kalo diginiin aja dah nambah sakitnya,” tulis @carrotwoo17.

netizen lain menekankan, “semoga ini jadi pengingat keras buat kita semua. empati itu bukan cuma dibutuhkan pasien kepada tenaga kesehatan, tapi juga sebaliknya,” ujar @_pratamagung.

hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak rumah sakit terkait penanganan yurizal, nama fasilitas kesehatan yang dimaksud, maupun hasil pemeriksaan medis yang mengonfirmasi hubungan langsung antara waktu tunggu dan penyebab kematian.

keluarga dan sahabat meminta publik menghentikan hujatan lebih lanjut agar duka tidak berlarut.

Tag
Share