bacakoran.co

Kebakaran Bromo Meluas 70 Hektare, Ini Fakta di Balik Siklus Api yang Tak Kunjung Berhenti

Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 70 hektare--Twitter

"Sekitar 50 hektare yang terbakar, nanti biasanya dari TNBTS akan ditinjau menggunakan drone untuk menghitung luasan kebakaran," ujar Sadono Irawan.

BACA JUGA:Live TikTok ASN di Ogan Ilir Saat Jam Kerja Jadi Sorotan

Perhitungan luas area yang terbakar juga baru bisa dipastikan setelah seluruh titik api berhasil dikendalikan.

Sebelumnya, Endrip Wahyutama menjelaskan bahwa Balai Besar TNBTS belum dapat memastikan luas kawasan yang terdampak karena proses pendataan baru akan dilakukan setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi dinyatakan aman.

Sulitnya medan dan lokasi titik api yang sulit dijangkau membuat BNPB mengambil langkah pemadaman dari udara.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan bahwa personel di lapangan meminta bantuan tambahan karena titik api berada di area yang sulit dijangkau manusia.

"Kami diminta memberikan bantuan dari udara melalui helikopter water bombing," ujar Suharyanto.

BACA JUGA:Purbaya Ngaku Jadi Menkeu Paling Tak Beruntung Sedunia, Ini 4 Ujian Berat yang Dihadapi!

Sebagai langkah lanjutan, BNPB juga tengah mengkaji opsi operasi modifikasi cuaca untuk mempercepat proses pemadaman di kawasan konservasi tersebut.

Akses Wisata Bromo Ditutup Sementara

Kebakaran ini turut berdampak pada aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan penutupan akses dilakukan demi mendukung kelancaran proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan wisatawan.

"Penutupan diberlakukan sejak Senin tanggal 3 Agustus 2026 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan," ujar Rudijanta.

Akses yang ditutup meliputi pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta jalur Senduro di Kabupaten Lumajang.

Meski demikian wisatawan masih dapat mengakses kawasan Bromo melalui jalur alternatif, yakni pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, dengan pembatasan aktivitas yang ketat.

BACA JUGA:Blak-blakan di Podcast Deddy Corbuzier, Ruben Onsu Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Sarwendah...

Fenomena Kebakaran yang Terus Berulang

Kebakaran Bromo Meluas 70 Hektare, Ini Fakta di Balik Siklus Api yang Tak Kunjung Berhenti

Riza

Tri


bacakoran.co – kebakaran hutan dan lahan di kawasan gunung bromo, jawa timur, hingga kamis, 6 agustus 2026, belum juga padam dan area yang terbakar terus hingga diperkirakan mencapai 70 hektare.

api yang pertama kali muncul di blok bantengan, lereng kaldera tengger, taman nasional bromo tengger semeru (tnbts), pada senin, 3 agustus 2026 sekitar pukul 17.00 wib, kini telah merembet ke wilayah kabupaten malang dan sempat mendekati kawasan savana bromo yang menjadi ikon wisata bukit teletubbies.

kronologi kebakaran bromo

berdasarkan catatan sejumlah sumber resmi, kebakaran pertama kali terdeteksi pada senin, 3 agustus 2026 sekitar pukul 17.00 wib di blok bantengan, lereng kaldera tengger, kawasan tnbts.

sehari setelahnya, pada selasa (4/8) dilaporkan mulai bergerak ke arah kawasan savana bromo atau bukit teletubbies yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.

pranata humas balai besar tnbts, endrip wahyutama, membenarkan pergerakan api tersebut.

"dari informasi yang kami dapat, api mulai turun ke arah savana," ujar endrip.

petugas gabungan dari berbagai unsur terus berjibaku memadamkan api meski menghadapi medan yang berat.

kepala pelaksana bpbd kabupaten probolinggo, oemar sjarief, mengungkapkan bahwa hingga rabu, 5 agustus 2026, titik api masih belum sepenuhnya padam.

"kondisi hari ini titik api masih belum padam," ujar oemar sjarief.

luas area terdampak terus bertambah

data luas kebakaran terus bergerak naik setiap harinya.

jika pada rabu, 5 agustus 2026 pukul 16.45 wib, bnpb mencatat kebakaran di kawasan gunung bromo telah melalap kurang lebih 60 hektare lahan di kabupaten probolinggo dan kabupaten malang , maka pada kamis, 6 agustus 2026, angka tersebut meningkat signifikan.

kepala bidang kedaruratan dan logistik bpbd kabupaten malang, sadono irawan, menyebut luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 70 hektare berdasarkan pemantauan hingga rabu malam.

"sekitar 50 hektare yang terbakar, nanti biasanya dari tnbts akan ditinjau menggunakan drone untuk menghitung luasan kebakaran," ujar sadono irawan.

perhitungan luas area yang terbakar juga baru bisa dipastikan setelah seluruh titik api berhasil dikendalikan.

sebelumnya, endrip wahyutama menjelaskan bahwa balai besar tnbts belum dapat memastikan luas kawasan yang terdampak karena proses pendataan baru akan dilakukan setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi dinyatakan aman.

sulitnya medan dan lokasi titik api yang sulit dijangkau membuat bnpb mengambil langkah pemadaman dari udara.

kepala bnpb, suharyanto, menyampaikan bahwa personel di lapangan meminta bantuan tambahan karena titik api berada di area yang sulit dijangkau manusia.

"kami diminta memberikan bantuan dari udara melalui helikopter water bombing," ujar suharyanto.

sebagai langkah lanjutan, bnpb juga tengah mengkaji opsi operasi modifikasi cuaca untuk mempercepat proses pemadaman di kawasan konservasi tersebut.

akses wisata bromo ditutup sementara

kebakaran ini turut berdampak pada aktivitas wisata di kawasan gunung bromo.

kepala balai besar tnbts, rudijanta tjahja nugraha, menyatakan penutupan akses dilakukan demi mendukung kelancaran proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan wisatawan.

"penutupan diberlakukan sejak senin tanggal 3 agustus 2026 mulai pukul 22.00 wib sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan," ujar rudijanta.

akses yang ditutup meliputi pintu masuk jemplang dan coban trisula di kabupaten malang, serta jalur senduro di kabupaten lumajang.

meski demikian wisatawan masih dapat mengakses kawasan bromo melalui jalur alternatif, yakni pintu masuk cemoro lawang di kabupaten probolinggo dan wonokitri di kabupaten pasuruan, dengan pembatasan aktivitas yang ketat.

fenomena kebakaran yang terus berulang

kebakaran hutan dan lahan bukan kali pertama melanda kawasan tnbts.

kejadian serupa kerap terjadi setiap musim kemarau, baik dalam skala kecil maupun besar.

kendati tidak ada catatan pasti mengenai jumlah total kejadian, tokoh masyarakat tengger, supoyo, menyebut bahwa kebakaran di kawasan gunung bromo mengikuti pola siklus rutin empat tahunan.

"sehingga dalam jangka waktu tertentu memang lahan di kawasan tnbts selalu terjadi kebakaran di lahan setempat," kata supoyo.

secara umum, kebakaran di kawasan gunung bromo dipicu oleh dua faktor utama, yakni faktor alam berupa cuaca panas dan kondisi lahan yang dipenuhi ilalang kering saat musim kemarau, serta faktor kelalaian manusia.

salah satu contoh paling nyata terjadi pada 2023, saat kawasan bukit teletubbies mengalami kebakaran besar akibat penggunaan flare dalam sesi foto prewedding, yang saat itu menghanguskan ratusan hektare savana dan hutan di kawasan bromo.

Tag
Share