bacakoran.co

Viral! Pak Haji Sering Bagikan Uang Rp 50 Ribu ke Tuna Wisma di Jalan Mampang Jaksel, Sosoknya?

Fenomena Pak Haji Misterius Warga Rela Begadang di Mampang–Warung Buncit Demi Uang Rp 50.000--Kolase/X @kompascom

Setelah selesai, mobil langsung pergi.

Kesaksian Warga di Lapangan

Salah satu warga perempuan dalam video mengatakan kemungkinan tidak dapat jika datang terlambat.

BACA JUGA:Buntut Hina Pasien BPJS 'Bodoh' Dokter Tamara Terancam Sanksi Berat, Ini Kronologinya

Ada juga yang menyebutkan bahwa yang membagikan kadang anak buahnya.

“Ada juga yang bilang dia rutin bagi-bagi uang,” ujar salah satu warga.

Seorang perempuan lain yang suaminya sudah tidak ada mengaku menunggu lagi karena tidak ada yang mencari nafkah.

“Suami saya udah nggak ada,” katanya sambil menunjukkan kondisi kaki yang lelah.

Fenomena Pak Haji bukan hal baru.

Sejak minimal 2024–2025, media sudah melaporkan kerumunan di Mampang.

BACA JUGA:Blak-blakan di Podcast Deddy Corbuzier, Ruben Onsu Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Sarwendah...

Warga menyebut jadwalnya bisa dua kali seminggu lebih sering saat Ramadan.

Ada rumor ia pengusaha sawit atau batubara asal Kalimantan Selatan, ada yang bilang orang Padang yang tinggal di Brawijaya, Kebayoran Baru.

Tidak ada konfirmasi resmi Ia selalu di dalam mobil yang terlihat biasanya ajudan.

Aksi ini mirip legenda “Wan Gocap” tempo dulu, dermawan yang bagikan uang di jalanan Jakarta.

Bedanya, di era digital, video viral membuat fenomena semakin dikenal dan menarik lebih banyak orang dari luar kawasan.

Viral! Pak Haji Sering Bagikan Uang Rp 50 Ribu ke Tuna Wisma di Jalan Mampang Jaksel, Sosoknya?

Gerald

Tri


bacakoran.co - sejumlah warga terutama tuna wisma, pemulung, dan manusia gerobak, rela menunggu hingga dini hari di pinggir jalan mampang hingga warung buncit, jakarta selatan hanya untuk mendapatkan uang rp 50.000 dari sosok yang mereka panggil

meski sering menerima bantuan, identitas itu tetap tidak diketahui.

video yang diunggah akun x @kompascom pada 6 agustus 2026 memperlihatkan antrean panjang warga yang duduk di trotoar malam hari.

setiap malam, terutama setelah pukul 23.00 hingga dini hari, trotoar di kawasan mampang prapatan hingga warung buncit dipenuhi warga yang duduk berjejer.

mereka membawa karung, tikar atau sekadar duduk di pinggir jalan.

tujuannya satu menunggu mobil yang biasanya datang membawa sosok pak haji atau ajudannya.

dalam video berdurasi hampir dua menit seperti yang diunggah di x kompascom, terlihat warga duduk di bawah jembatan, dekat rambu lalu lintas, dan di depan toko-toko yang sudah tutup.

beberapa mengaku sudah menunggu sejak pukul 02.00.

“mereka rela begadang,” demikian teks dalam video tersebut.

uang yang dibagikan biasanya pecahan rp 50.000.

untuk lansia atau kondisi khusus, kadang lebih besar.

pembagian dilakukan dari dalam mobil yang bergerak perlahan uang dilempar atau diserahkan melalui jendela tanpa banyak bicara.

setelah selesai, mobil langsung pergi.

kesaksian warga di lapangan

salah satu warga perempuan dalam video mengatakan kemungkinan tidak dapat jika datang terlambat.

ada juga yang menyebutkan bahwa yang membagikan kadang anak buahnya.

“ada juga yang bilang dia rutin bagi-bagi uang,” ujar salah satu warga.

seorang perempuan lain yang suaminya sudah tidak ada mengaku menunggu lagi karena tidak ada yang mencari nafkah.

“suami saya udah nggak ada,” katanya sambil menunjukkan kondisi kaki yang lelah.

fenomena pak haji bukan hal baru.

sejak minimal 2024–2025, media sudah melaporkan kerumunan di mampang.

warga menyebut jadwalnya bisa dua kali seminggu lebih sering saat ramadan.

ada rumor ia pengusaha sawit atau batubara asal kalimantan selatan, ada yang bilang orang padang yang tinggal di brawijaya, kebayoran baru.

tidak ada konfirmasi resmi ia selalu di dalam mobil yang terlihat biasanya ajudan.

aksi ini mirip legenda “wan gocap” tempo dulu, dermawan yang bagikan uang di jalanan jakarta.

bedanya, di era digital, video viral membuat fenomena semakin dikenal dan menarik lebih banyak orang dari luar kawasan.

netizen bereaksi beragam.

“pantes pemilu masih dipilih lagi, yah ginian aja rela nungguin apalagi pas pemilu,” tulis @achfauzi.

“ya allah kadang hati juga suka sedih, lihat ada pemulung jalan kaki lusuh mudahan mulai besok bisa mulai berbagi sedikit-sedikit,” tulis @cat_may_lo.

Tag
Share