Viral! ASN Bandung Barat Live TikTok di Jam Kerja Minta Fee Proyek 1 Persen, Sekda Langsung Panggil...
ASN Bandung Barat viral live TikTok jam kerja minta fee proyek 1%--Twitter
BACA JUGA:Kronologi Balita Tewas Ditabrak Mobil Oknum Polisi di Watampone, Korban Terseret 15 Meter
Klarifikasi dari Dinas PUTRPelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat Fauzan Azima membenarkan bahwa IYP merupakan pegawai di instansinya.
Pihaknya telah memanggil dan melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan.
Menurut Fauzan, berdasarkan keterangan IYP, siaran langsung tersebut dilakukan di luar jam kerja meskipun masih berada di lingkungan kantor.
Percakapan mengenai "1 persen" diklaim sebagai pembicaraan pribadi antar rekan dan tidak berkaitan dengan urusan kedinasan.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Mengintai Indonesia, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor
Video yang beredar juga disebut hanya potongan rekaman sehingga tidak menampilkan konteks secara utuh.
IYP telah menerima teguran lisan.
Pihak dinas masih mengevaluasi kejadian tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan sanksi disiplin lebih lanjut atau mutasi.Fauzan juga mengimbau seluruh pegawai di lingkungan Dinas PUTR agar lebih bijak menggunakan media sosial.
"Semua pegawai di lingkungan Dinas PUTR, diharapkan bijak dalam menggunakan medsos apalagi untuk kepentingan pribadi. Jangan sampai menggunakan waktu kerja untuk menggunakan, bermain medsos dan di lingkungan kantor," ujar Fauzan Azima.
BACA JUGA:Dua Anggota DPRD PALI Diperiksa dalam Kasus Korupsi Proyek di Dinas Perkim
Reaksi Gubernur Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut memberikan tanggapan keras terhadap kasus ini.
Ia menyatakan kekecewaan dan meminta Bupati Bandung Barat segera mengambil langkah hukum serta administratif yang objektif.
“Dilakukan hukuman yang bersifat objektif berdasarkan kesalahan yang dibuat. Andai kata pun harus dilakukan tindakan pemberhentian, lakukanlah, demi menjaga marwah Pemerintah Kabupaten Bandung Barat," ujar Dedi Mulyadi.
BACA JUGA:Era Digital Mengubah Wajah Jurnalisme: Cepat, Interaktif, tapi Tetap Harus Akurat