bacakoran.co

Viral CCTV Oknum Satpol PP Aceh Utara Diduga Kantongi Rokok Pedagang Saat Razia, Dua Petugas Diperiksa

CCTV viral rekam dua oknum Satpol PP WH Aceh Utara diduga masukkan rokok pedagang ke saku--Twitter

Faisal menekankan bahwa posisi rokok dalam rekaman belum sepenuhnya jelas.

Pihaknya masih perlu memastikan apakah benar dimasukkan ke saku atau justru terjatuh ke lantai.

BACA JUGA:Waspada! Ombak Besar hingga 4 Meter Landa Pesisir Selatan Gunungkidul dan Jateng, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan akan melibatkan keterangan kedua petugas serta pihak toko. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas dugaan pelanggaran tersebut.

“Namun kita lihat dulu kadar salahnya. Baru kita ambil keputusan sanksinya apa? Saya pastikan proses sesuai regulasi yang ada,” pungkas Faisal.

Kedua petugas merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu.

Jika terbukti melanggar, mereka terancam sanksi sesuai aturan ASN, mulai dari teguran tertulis hingga pembinaan.

BACA JUGA:Oknum CPNS Prabumulih Akhinya Ditahan, Dugaan Penipuan Proyek Rp620 Juta

Video yang beredar memicu berbagai komentar.

“Setelah di razia di sita. Kelar di sita. Kemana coba.....? Kl pemusnahan barang bukti apa lengkap semua tuh batang yg di musnahkan....? Jualan rokok ilegal di larang. Kelakuan ilegal di maklumi,” tulis @RafaWilii.  

Netizen lain menyampaikan kritik lebih tajam.

“Keparat ada yang berpakaian preman tapi yang paling berbahaya adalah yang memakai seragam. Sebab secara legal sudah diresmikan oleh negara,” tulis @OnlineNico37586.

BACA JUGA:Mangkir dari Panggilan Kejari, Anggota DPRD PALI Dipanggil Ulang

Pihak Satpol PP dan WH Aceh Utara telah menyatakan akan menyelesaikan proses secara profesional dan objektif.

Viral CCTV Oknum Satpol PP Aceh Utara Diduga Kantongi Rokok Pedagang Saat Razia, Dua Petugas Diperiksa

Rex

Jo


bacakoran.co – sebuah rekaman dari warung di aceh utara yang memperlihatkan dugaan aksi oknum petugas memasukkan rokok ke saku saat razia telah menjadi perbincangan luas.

dua personel satpol pp dan wilayatul hisbah (wh) kabupaten aceh utara berinisial t (pria) dan m (wanita) terekam diduga mengambil sebungkus rokok milik pedagang saat operasi bersama bea dan cukai lhokseumawe.

kejadian tersebut berlangsung senin, 10 agustus 2026, di keude krueng geukuh, kecamatan dewantara, dan video-nya kemudian viral di media sosial termasuk akun x @radioelshinta.

pihak terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kedua petugas yang berstatus pppk paruh waktu.

kronologi kejadian berdasarkan rekaman cctv

operasi razia rokok ilegal dilaksanakan secara gabungan. tim satpol pp wh aceh utara bersama bea dan cukai lhokseumawe memeriksa toko kelontong di kawasan keude krueng geukuh.

dalam rekaman, terlihat petugas memeriksa barang di meja kasir dan mengambil sejumlah bungkus rokok dari etalase.

salah satu momen yang menjadi sorotan adalah gerakan yang diduga memasukkan barang ke dalam saku.

sebagaimana dikutip dari akun x @radioelshinta pada tanggal 13 agustus 2026, rekaman tersebut memperlihatkan “seorang petugas perempuan terlihat memeriksa barang di meja kasir, sementara petugas lainnya mengambil sejumlah bungkus rokok dari etalase. salah satu petugas juga terlihat melakukan tindakan yang diduga memasukkan barang ke dalam saku.”

video tersebut memicu pertanyaan masyarakat mengenai prosedur razia dan status resmi kegiatan tersebut.

beberapa sumber media menyebut tanggal kejadian senin, 10 agustus 2026, sementara unggahan awal radio elshinta menyebut selasa, 11 agustus 2026. perbedaan ini wajar dalam pelaporan awal kasus viral.

klarifikasi resmi dari pihak satpol pp dan wh aceh utara

kepala bidang ketenteraman dan ketertiban umum satpol pp dan wh aceh utara, faisal, mengonfirmasi identitas kedua petugas.

“mereka adalah yang pria t dan wanita m. mereka yang terlihat dalam video viral itu. saya sudah telepon dan meminta mereka datang ke kantor besok untuk pemeriksaan,” ujar faisal saat dihubungi pada rabu, 12 agustus 2026.

faisal menekankan bahwa posisi rokok dalam rekaman belum sepenuhnya jelas.

pihaknya masih perlu memastikan apakah benar dimasukkan ke saku atau justru terjatuh ke lantai.

pemeriksaan akan melibatkan keterangan kedua petugas serta pihak toko. ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas dugaan pelanggaran tersebut.

“namun kita lihat dulu kadar salahnya. baru kita ambil keputusan sanksinya apa? saya pastikan proses sesuai regulasi yang ada,” pungkas faisal.

kedua petugas merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (pppk) paruh waktu.

jika terbukti melanggar, mereka terancam sanksi sesuai aturan asn, mulai dari teguran tertulis hingga pembinaan.

video yang beredar memicu berbagai komentar.

“setelah di razia di sita. kelar di sita. kemana coba.....? kl pemusnahan barang bukti apa lengkap semua tuh batang yg di musnahkan....? jualan rokok ilegal di larang. kelakuan ilegal di maklumi,” tulis @rafawilii.  

netizen lain menyampaikan kritik lebih tajam.

“keparat ada yang berpakaian preman tapi yang paling berbahaya adalah yang memakai seragam. sebab secara legal sudah diresmikan oleh negara,” tulis @onlinenico37586.

pihak satpol pp dan wh aceh utara telah menyatakan akan menyelesaikan proses secara profesional dan objektif.

Tag
Share